• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Direnovasi, Mesjid Quba Aceh Tengah Diupayakan Ramah Kaum Disabilitas

15 March
16:11 2019
0 Votes (0)

KBRN,Takengon : Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar melakukan peletakan batu pertama, dalam proyek pengembangan bagian selatan Mesjid Quba, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Jum’at (15/3/2019).

Mesjid Quba merupakan salah satu mesjid bersejarah yang di Aceh Tengah, yang hingga saat ini terus dilanjutkan pembangunannya demi lebih memberikan kenyamaan kepada masyarakat untuk melakukan ibadah.

Ketua Panitia Pembangunan Mesjid Quba Bebesen Sukri Maha menjelaskan, pihaknya memiliki sejumlah rencana jangka pendek maupun jangka panjang, untuk terus melakukan renovasi terhadap mesjid maupun berbagai sarana pendukung yang ada disekitarnya.

Dijelaskan, dalam tahap awal pengembangan Mesjid Quba sendiri yang sedang dalam proses pengerjaan yakni penambahan teras serta pembuatan akses jalan yang nantinya akan mempermudah kaum disabilitas.

“Untuk di bagian selatan penambahan teras, sehingga dapat tersambung dengan teras bagian timur yang sudah ada, kemudian kita buat akses jalan ditengahnya, untuk penyandang disabilitas, jadi pengguna kursi roda juga bisa naik dan masuk ke dalam mesjid,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar dalam sambutannya mengatakan, membangun rumah ibadah harus dilandasi dengan rasa kebersamaan dan keikhlasan dari seluruh komponen masyarakat setempat.

Dengan demikian dirinya berharap semangat yang dilakukan dalam pembangunan mesjid harus sejalan dengan semangat memakmurkannya.

“Mesjid ini sebenarnya tidak megah tapi sederhana, seperti inilah yang dikenhendaki Rasulullah, yang perlu itu memakmurkannya, jangan mesjid dibuat megah, tapi ramai cuma dijadikan tempat foto, bukan tempat sembahyang,” harapnya.

Dalam kesempatan itu sejumlah pejabat yang notabene merupakan masyarakat setempat seperti Pimpinan SKPK hingga Anggota DPRK Aceh Tengah, yang turut serta menyumbangkan dana untuk kelanjutan proses pembangunan mesjid tersebut.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00