• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Sebulan Bebas dari Lapas, Sepasang Residivis Curas Kembali Berulah

15 March
15:55 2019
0 Votes (0)

KBRN, Maros : Pembinaan yang diberikan negara kepada lelaki Permadi (21) warga Sudiang, Kecamatan Biringkanayya  Kota Makassar, dan rekannya Danu (27), warga Desa Bontomate’ne, Kecamatan Mandai, Maros di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tidak membuahkan hasil positif. Kedua residivis spesialis pencurian dengan kekerasan (Curas) kembali melakukan aksinya setelah satu bulan menghirup udara segar.

Permadi dan Danu, kembali berulah, dimana mereka melakukan aksi curas di tengah kesibukan warga di Pasar Batangase Kecamatan Mandai Kabupaten Maros. Keduanya menjambret HP milik seorang ibu rumah tangga saat tengah berbelanja,” jelas Kapolres Maros, AKBP Yohannes Richard Andrians, Jumat (15/03/2019)

Kata Richard, kedua pelaku saat melakukan aksinya, sempat mengancam dengan busur kepada korbannya yang sempat melawan. Dan warga yang hendak menolong pun diancam dengan busur, sehingga aksi curas kedua pemuda residivis tersebut berjalan lancar dan berhasil meloloskan diri dari sergapan warga.

Ibu Asriani, saat hendak memasukkan HP kedalam tas, tiba-tiba didatangi pelaku yang mengendarai sepeda motor dan langsung merampas HP itu. Lantaran melawan pelaku nyaris melukai korban dengan sajam sejenis busur begitupun dengan warga yang menolongpun tidak bisa berbuat banyak karena diancam juga,Ungkap Richard.

Seminggu, seusai menjalankan aksi curasnya, kedua residivis kambuhan, berhasil diciduk pihak kepolisian setelah sebelumnya pihak kepolisian melakukan pengembangan dan melacak keberadaan pelaku. Kedua kaki pelaku mendapat hadiah timah panas dari aparat kepolisian, lantaran saat hendak ditangkap berupaya kabur dari sergapan.

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni satu unit motor yang digunakan pelaku saat menjalankan aksinya serta hp milik ibu Asriani. Kedua tersangka, saat ini telah diamankan di sel Makopolsek Mandai.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00