• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Ditjen Migas Resmikan 2.000 Sambungan Gas Rumah Tangga Di Lhokseumawe

15 March
15:41 2019
0 Votes (0)

KBRN, Lhokseumawe :  Disaksikan sejumlah masyarakat sekitar, 2.000 Jaringan Gas Rumah Tangga di Kota Lhokseumawe telah diresmikan oleh Direktur Pembinaan Usaha Hulu Ditjen Migas Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia Mustafid Gunawan di Desa Meunasah Masjid Kecamatan Muara Dua Lhokseumawe.

Acara peresmian Sambungan Rumah Tangga (SR) itu dihadiri oleh  Walikota Lhokseumawe, Suaidi Yahya,  Direktur Bio Energi Ditjen EBTKE Andriah Feby, Direktur Keuangan dan Dukungan Bisnis PT Pertamina Gas Tenny R.A. Rusdy, serta Direktur Keuangan dan Umum PT Pertagas Niaga Aminuddin, President Direktur PAG Arif Widodo, AKBP. Ari Lasta (Kapolres Lhokseumawe) serta Dandim 0103 Aceh Utara Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto.

Sebelumnya Kota Lhokseumawe, pada tahun 2014 juga telah dibangun sambungan jaringan gas rumah tangga sebanyak 3.997 sambungan yang terdapat di Kecamatan Muara Satu. Kemudian pada tahun 2018, kembali dilakukan pembangunan jargas rumah tangga sebanyak 2.000 sambungan.

“Jaringan Gas tahap kedua yang sudah dibangun pada tahun 2018 meliputi sejumlah desa yang ada di Kecamatan Muara Dua yaitu, Gampong Panggoi, Meunasah Mesjid, Keude Cunda dan Gampong Uteun Kota," jelas Mustafid Gunawan (Direktur Pembinaan Usaha Hulu Ditjen Migas Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia) kepada sejumlah awak media Jum’at (15/03/19).

“Seperti diketahui pemanfaatan jaringan gas (jargas) untuk masyarakat ini semakin berkembang di wilayah Sumatera. Pertamina melalui PT Pertamina Gas, anak usaha subholding gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk. Terus memperluas jaringan gas rumah tangga sebagaimana diamanatkan oleh pemerintah," sambung Mstafid.

Direktur Pembinaan Usaha Hulu Ditjen Migas Mustafid Gunawan  menegaskan bahwa pemerintah secara serius terus mengembangkan pemasangan jaringan gas di wilayah Indonesia. Program ini menjadi bukti bahwa pemerintah sangat memperhatikan masyarakat Aceh, kota Lhokseumawe pada khususnya.

“Warga kini bisa memanfaatkan gas yang terkandung di bumi Aceh untuk keperluan dapurnya. Kami berharap dapat memberikan dampak positif untuk masyarakat baik di sisi ekonomi maupun sosial, juga berkontribusi terhadap kemajuan Kota Lhokseumawe di masa depan," tambahnya.

Program jaringan gas kota merupakan program prioritas pemerintah yang salah satu tujuannya untuk menekan peningkatan biaya subsidi dan impor LPG 3 Kg. Semakin luasnya jangkauan operasi jargas ini diharapkan mampu memberikan pilihan energi yang lebih bersih, aman, dan murah untuk masyarakat. Jaringan Gas Kota memberi dampak positif  terhadap masyarakat baik sisi ekonomi maupun sosial bagi masyarakat.

Sementara dikesempatan itu Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya mengucapkan terima kasih kepada Kementrian ESDM yang telah membangun jaringan gas rumah tangga di Kota Lhokseumawe yang salah satu Program Strategis Nasional (PSN) dalam mendukung disversifikasi energy dengan pemanfaatan gas bumi untuk sector rumah tangga.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00