• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

TKD di Kalbar Sebut, OTT Ketum PPP Bukti Nyata Komitmen Jokowi Perangi Korupsi

15 March
14:39 2019
0 Votes (0)

KBRN, Pontianak : Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf di Kalbar mengapresiasi kinerja KPK, yang dikabarkan telah melakukan OTT terhadap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy. Jum’at (15/3) pagi di Surabaya, Jawa Timur. Meski mengaku prihatin karena Ketum PPP menjadi bagian dari tim kampanye, namun TKD Jokowi-Ma’ruf di Kalbar menegaskan, jika penegakan hukum tidak boleh tebang pilih.

“Tentunya kita melihat ini merupakan bagian dari komitmen presiden Jokowi. Bahwa hari ini, proses yang dilakukan untuk memberantas korupsi, oleh presiden Jokowi, tidak tebang pilih,” kata Wakil Ketua TKD Jokowi-Ma’ruf di Kalbar, Moch. Sab’in, Jum’at (15/3/2019).

“Ini harus kita apresiasi secara positif. Bahwa presiden Jokowi memasng memiliki komitmen yang sangat besar, untuk memberantas korupsi,” timpalnya.

Meski demikian, TKD Jokowui-Ma’ruf di Kalbar meminta semua pihak menahan diri, terkait informasi OTT yang dilakukan KPK terhadap Ketum PPP itu.

“Kita harus menjunjung tinggi azas praduga tak bersalah. Ini sebagai haknya Bang Rommy (Romahurmuziy), sampai ada keterangan resmi dari KPK, terkait statusnya Bang Rommy,” ujar Sab’in.

Dibagian lain, Moch. Sab’in yang juga Wakil Ketua DPD PSI Kalbar itu menegaskan, jika sebagai pendatang baru di kancah politik Indonesia, PSI memiliki komitmen yang tegas terhadap kejahatan korupsi.

Sebagai partai koalisi pendukung Jokowi-Ma’ruf, PSI pun siap mengawal berbagai kebijhakan presiden, untuk memberantas korupsi sampai ke akarnya.

“PSI akan bersama-sama presiden Jokowi mengawal pemberantasan korupsi,” tegasnya.

Momentum Pemilu 2019 ini juga diharapkan Sab’in, dijadikan ajang bagi masyarakat agar lebih jeli memilih calon pemimpin dan wakilnya di parlemen. Karena memang, korupsi yang terjadi dilingkup elit politik, sudah sangat memprihatinkan.

“Berikanlah pilihan kepada calon pemimpin dan calon wakil rakyat, yang bersih. Memiliki komitmen dan selalu hadir di tengah masyarakat. Ini akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Kita tidak ingin masyarakat salah pilih. Korupsi itu musuh kita bersama,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00