• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Bom Sibolga Terjadi Jelang Pemilu, Wapres : Indonesia Aman !

15 March
01:39 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Lagi-lagi teror bom terjadi di Indonesia dan membuat panik seluruh negeri. 

Belum lagi kejadian tersebut melibatkan perempuan dan anak-anak.

Seperti ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Sibolga, Sumatera Utara, yang membuat geger seantero negeri.

Pelaku bom bunuh diri yang terjadi pada 13 Maret dini hari, diketahui bernama Solimah itu merupakan istri dari terduga teroris Husain alias Abu Hamzah. 

Dalam peristiwa ledakan itu Solimah tidak tewas sendiri, seorang bayinya pun turut tewas dalam aksi tersebut. 

Apa yang terjadi di Sibolga menjelang penyelenggaraan pemilu serentak, pilpres dan pileg itu, turut mendapat respon dari wakil presiden RI, Jusuf Kalla, dalam kunjungannya di Bali, Kamis (14/3/2019). 

Jusuf Kalla menyatakan, kasus bom bunuh diri di Sumatera Utara itu sama sekali tidak mengganggu prosesi menjelang pemilu di Indonesia.

"Amanlah (kondisi Indonesia),"ujar Jusuf Kalla. 

Menurut Jusuf Kalla, sebagai negara yang telah melaksanakan pemilu presiden, Indonesia saat ini dalam kondisi aman untuk menuju pesta demokrasi tersebut.

"Kitakan, sudah empat kali pemilihan langsung itu aman-aman saja," terangnya. 

Dalam kesempatan itu Jusuf Kalla juga turut memuji kinerja aparat kepolisian. Jusuf Kalla mengatakan, apresiasi tersebut diberikan kepada aparat yang berhasil membongkar jaringan teroris yang diduga berafiliasi dengan ISIS tersebut, terutama kinerja dari densus 88. 

"Pertama kita apresiasi kepolisian dan densus atas bagaimana tindakannya," ungkap Jusuf Kalla. 

Jusuf Kalla menambahkan, kemampuan densus 88 mengungkap kasus jaringan teroris itu, mematahkan paradigma masyarakat luas bahwa teror bom hanya terjadi pada kota-kota besar tidak seperti Sibolga, kota yang selama ini jauh dari pemberitaan terkait konflik apalagi aksi terorisme.

"Selama ini orang berpikir itu di Jakarta, Surabaya, nah sekarang kok di Sibolga. Tidak pernah ada suara-suara masuk di sana. Jadi, itu bagaimana kemampuan densus itu dapat mengatasi hal tersebut," terangnya lagi.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00