• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sudut Istana

Presiden Ingatkan Warga Hati Hati Pergunakan Sertifikat Sebagai Agunan 

14 March
22:41 2019
5 Votes (5)

KBRN, Pangkalpinang : Presiden Joko Widodo menyerahkan 2.500 sertifikat tanah ke warga Kepulauan Bangka Belitung. 2.500 sertifikat yang diprogramkan pemerintah pusat melalui Badan Pertanahan Nasional ini, masing-masing 1.000 sertifikat untuk warga Kabupaten Bangka, dan Kota Pangkalpinang, serta 500 sertifikat untuk warga Kabupaten Bangka Tengah.
 
Ketika penyerahan sertifikat di GOR Sahabudin Pangkalpinang, Presiden mengatakan masih ada 80 juta bidang tanah dari total sekitar 126 juta bidang tanah yang belum memiliki sertifikat di seluruh wilayah Indonesia.

Untuk itu, Pihaknya memprogramkan pelayanan sertifikat tanah gratis bagi warga dalam waktu 3 tahun ini, dimana tahun 2016, dirinya memerintahkan Menteri Agraria dan Tata  Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk menambah jumlah sertifikat yang dikeluarkan setiap tahunnya sejumlah 500 ribu sertifikat, karena akan membutuhkan waktu lebih dari 10 tahun untuk mengakomodir semua bidang tanah warga se-wilayah Indonesia.

Melalui pertimbangan tersebut, maka disetujuilah kebijakan  pembuatan sertifikat tanah melalui BPN  dimana tahun 2017 sebanyak 5 juta bidang sertifikat tanah gratis bagi warga se Indonesia, 2018 sebanyak 7 juta bidang sertifikat, dan 2019 ini ditargetkan harus keluar 9 juta sertifikat tanah.

"Dari lima ratus sekarang sembilan juta, gimana kerjanya, nggak ngerti saya, itu urusannya BPN, yang penting kalau nggak tercapai target menteri sudah saya ancam, awas, kalok nggak cepet melayani masyarakat," jelas Jokowi, Kamis (14/3/2019).

Sertifikat tanah sangat penting dimiliki masyarakat, guna mencegah terjadinya konflik atau sengketa lahan masyarakat, baik antar warga maupun warga dengan pemerintah.

"Setiap saya masuk ke desa, masuk ke kampung,  hampir setiap minggu masuk ke telinga saya, pak, sengketa tanah, sengketa lahan, konflik tanah, konflik lahan," kata Presiden Jokowi. 

Selain itu, sertifikat tanah inipun, menurut Jokowi, dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai  agunan pinjaman modal usaha, sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

Terlebih sudah ada beberapa usaha perbankan yang memberikan program permodalan dengan bunga yang kecil, minimal 7 persen bagi Usaha Kecil Menengah (UKM).

Dirinya juga mengingatkan agar masyarakat dapat berhati – hati dalam memanfaatkan dana pinjaman modal usaha yang hanya diperuntukkan untuk usaha, sehingga tidak terjerat dengan hutang.

Pada penyerahan sertifikat tanah itu, Presiden menyerahkan secara simbolis kepada 12 warga, sedangkan yang hadir di GOR 2.081 warga dari total 2.500 bidang sertifikat tanah. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00