• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Pemprov Sumbar Tingkatkan Kompetensi Kelompok Sadar Wisata

14 March
19:33 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bukittinggi: Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ingin anggota kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dimasing -masing Kabupaten/Kota memiliki kompetensi yang mampu fasilitasi sektor ini.

Penguatan kompetensi bagi para Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) itu dibuktikan dengan pelaksanaan pembinaan sadar wisata tahun 2019 dengan tema "melalui pembinaan sadar wisata marilah kita tingkatkan mutu pelayanan pariwisata".

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat melalui    Kabid Pengembangan Destinasi dan Daya Tarik Pariwisata Doni Hendra
didampingi Megarina, Kasi pengembangan kerjasama dan usaha pariwisata, Kamis (14/3/2019) mengatakan  pihaknya menyadari sadar wisata terus menerus ditingkatkan, bahkan kali ini kegiatan pembinaan itu melibatkan berbagai elemen seperti Dinas Lingkungan Hidup dan BPBD Provinsi Sumatera Barat  selain kelompok sadar wisata.

Selama ini, menurutnya, partisipasi Organisasi Perangkat Daerah (OP) sudah tampak di lapangan, kedepan kinerja antar lintas intansi perlu ditingkatkan seiring meningkatkan sektor pariwisata dengan berbagai program dan inovasi.

"Kita mengadakan workshop atau pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan pariwisata, selain melibatkan masyarakat sebagai kelompok sadar wisata (pokdarwis) juga ada sinergitas dengan opd terkait," ujar Doni Hendra

"Dengan adanya pembinaan sadar wisata ini kita berharap opd itu baik kabupaten/kota/provinsi lebih bersemangat untuk meningkatkan sektor pariwisata, selama ini sinergi itu sudah berjalan, kedepan lebih ditingkatkan lagi," tambah Doni.

Perwakilan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bidang Pengembangan Masyarakat Pariwisata Ujang Sobari menyebutkan workshop sadar wisata merupakan kegiatan dekonsentrasi Kemenpar  yang dialihkan kepada Dinas Pariwisata Provinsi.

Ada dua workshop yang harus dilaksanakan yakni  ditujukan terhadap pembinaan kelompok sadar wisata dan bimbingan teknis  pengelolan homestay. Nanti kedua kegiatan ini dilaksnakan dinas Pariwisata Provinsi melibatkan sejumlah kepesertaan.

Disebutkan Ujang Sobari, workshop itu bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, opd dan kelompok sadar bahwa mereka adalah pelaku wisata.

"Insya Allah nanti, dinas pariwisata provinsi melaksanakan kedua kegiatan itu, hari ini pembinaan terhadap kelompok sadar wisata," ucap Ujang Sobari.

"Mereka sebagai pelaku kepariwisataan bukan penonton," imbuhnya.

Masyarakat,  merupakan bahagian dari pelaku kepariwisataan yang menjadi konsep penta helix pariwisata  disamping pemerintah, akademisi, bisnis, komunitas dan media.

Setelah seluruh peserta mendapatkan pembinaan melaluo workshop sadar wisata tersebut diharapkan mereka (kelompok sadar wisata) mentransfer  materi yang diperoleh dari narasumber kepada masyarakat disekitar tempat tinggalnya.

Lebih lanjut dikatakan, sebelum tamu atau wisatawan datang ke destinasi wisata di masing-masing kabupaten/kota perlu dipersiapkan sumber daya manusia yang paham dan menerapkan sapta pesona pariwisata. Masyarakat harus menjadi tuan rumah kepariwisataan yang baik sehingga wisatawan baik domestik dan manca negara merasa nyaman ketika berada di destinasi wisata.

Sementara itu, bertempat di Grand Bunda Hotel kota Bukittinggi selama dua hari terhitung 13 - 14 Maret 2019 terdapat 50 peserta ikuti pembinaan atau workshop sadar wisata  yang berasal dari kelompok sadar wisata (pokdarwis) berserta OPD terkait  mendapatkan literasi kepariwisataan dari narasumber  berkompeten seperti akademisi sekolah tinggi pariwisata tri sakti Rina Fitriana, S.Pd, MM dan perwakilan dinas lingkungan hidup dan BPBD Provinsi Sumatera Barat.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview

Berita Terbaru

   

Ratusan Usaha Penyehatan Tradisional di Blitar Masih Belum Berizin

00:00:00 / 00:00:00