• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Pemilik Akun " Muslim Saja " Akhirnya Minta Maaf

14 March
19:16 2019
1 Votes (2)

KBRN Banjarmasin : Muslim (20) seorang pemuda diduga menulis ujaran kebencian dengan diposting di media sosial yakni pada akun Facebook ‘Muslim Saja’, akhirnya meminta maaf melalui para wartawan media cetak, media online maupun media elektronik pada Kamis (14/3/2019).

Pemintaan maaf ini langsung dihadiri oleh Kanit Babhinkamtibmas Polsekta Banjarmasin Utara, Iptu H Tasmin, pewakilan dari Tokoh Agama Alalak Tengah, H Abdul Aziz dan Tokoh Masyarakat Alalak Tengah, H Sugiannoor serta Babhin Alalak Tengah, Aipda Joko Susilo.

Disana Muslim dengan didampingi kedua orang tuanya Anang Sahrani dan Ilmiah, mengucapkan peminta maaf kepada keluarga Guru Sekumpul atas apa yang sudah dia perbuatan tersebut, oleh sebab itulah saya atas nama pribadi meminta maaf sebesar-besarnya.

“ Kepada para pengikut Guru Sekumpul dimana pun berada, saya yang telah menghina guru sekumpul dengan menggunakan media sosial melalui akun Facebook, oleh sebab itulah saya meminta maaf terutama di wilayah Kalimantan Selatan, dan tidak mengulanginya lagi, “kata Muslim di Banjarmasin.

Sedangkan ibunya Ilmiah, sambil menguraikan air mata diwajahnya, saya meminta maaf kepada seluruh ulama dan pengikut Guru Sekumpul terutama di Kalimantan Selatan, atas apa yang sudah diperbuat anaknya selama ini dan mengharapkan do`a semoga Muslim menjadi anak yang saleh nantinya serta tidak mengulanginya lagi.

Selanjutnya Muslim saat ini kita amankan di Mapolresta Banjarmasin, untuk situasi yang belum dianggap aman akibat apa sudah dia perbuat tersebut, Muslim akan dilakukan pemeriksaan mengenai kejiwaannya dan Muslim bisa pulang kecuali situasi sudah dinyatakan aman untuk kawasan tempat tinggal Jalan Alalak Tengah Gang Karya Mulia Banjarmasin Utara.

Walaupun akun Facebooknya sudah dihapus, tempat tinggal Muslim masih belum dinyatakan aman, oleh sebab itulah Muslim masih diamankan di Mapolresta Banjarmasin untuk menghindari hal-hal tak diinginkan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00