• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu 2019

Sosialisasi Pemilihan Calon Anggota DPD RI dalam Pemilu 2019 Perlu Dioptimalkan

14 March
17:07 2019
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Peran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI masih perlu banyak disosialisasikan ke masyarakat, untuk memberikan pemahaman tentang tugas dan fungsi DPD RI. Oleh karenanya peran dari calon anggota DPD RI pun juga diharapkan dapat mendongkrak pengetahuan masyarakat tentang kelembagaan DPD RI.

Salah satu yang dilakukan yakni dengan melaksankana forum diskusi yang menghadirkan para calon anggota DPD RI perwakilan Jawa Tengah yang berlangsung di Semarang, Kamis (14/3/2019).

Disisi lain dalam diskusi yang digelar ini setiap anggota DPD RI juga diberikan kesempatan untuk menyampakan visi misi masing-masing calon anggota DPD RI perwakilan Jawa Tengah yang akan maju dalam pemilu 2019 nanti.

Adapun dalam forum diskusi ini juga dihadiri masyarakat, akademisi, dan ormas yang juga dilakukan penilaian atas penyampaian visi misi tersebut oleh panelis dari Akademisi Hukum Tata Negara UKSW Salatiga Dr. Umbu Rauta.

“Sebenarnya ini forum yang bagus, hanya saja dari 20 calon DPD RI yang diundang hanya 6 calon yang hadir, sedangkan sisanya tidak hadir. Dari 6 Anggota DPD RI ini pun diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi misi yang akan diusung, untuk maju dalam pemilihan serentak nanti,” ujar Wakil Ketua DPD RI Ahmad Muqowam, kepada pers di sela-sela diskusi.

Menurut Wakil Ketua DPD RI Akhmad Muqowam, forum diskusi ini merupakan wadah yang diberikan bagi calon anggota DPD RI perwakilan Jawa Tengah untuk memberikan sosialisasi tentang visi misinya di depan publik.

“Forum ini pun diharapankan dapat memberikan pencerahan terhadap masyarakat supaya mengetahui kandidat calon DPD RI yang memperebutkan kursi perwakilan Jawa Tengah. Di sisi lain, dengan adanya forum diskusi ini juga dapat memberikan sosialiasi kepada masyarakat tentang fungsi dan peran DPD RI,” katanya.

Diakuinya, memang saat ini banyak masyarakat masih kurang memahami peran dan fungsi DPD RI, sehingga perlu peran serta dari calon anggota DPD RI ikut memberikan pencerahan terhadap masyarakat.

“Dulu tidak ada forum diskusi yang menampilkan calon DPD RI seperti ini. Kita lihat semuanya kan memberikan pandangannya soal visi misi. DPD punya cara sendiri, pengalaman menujukan jika diperlukan anggota DPD wajib punya kompetensi Kenegaraan,” terang Akhmad.

DPD ini, lanjutnya, merupakan bloking kewilayahan, hubungan pusat daerah, pemekaran atau penggabungan, sampai nomeklaturnya pusat daerah atau kewilayahan. Berbagi persoalan yang mucul dikemas dalam fungsi kedaerahan.

“Contoh, Jateng ada masalah apa, secara sederhana jalan dibangun di Jateng itu sektoral tapi kalau Jateng membagun jalan itu blokingnya kewilayahan. Sehingga semua maslaah di Jateng itu dibundeli dibawa ke Nasional. Beda lagi kalau DPR kan sektoral mendalami sekoral maka saya katakan semua sektor di di Indonesia tercemin pada di 11 Komisi di DPR,” imbuhnya.

Di sisi lain, dalam kesempatan yang sama, menurut Pimpinan DPD RI ini, Para DPD RI yang terpilih nanti juga diharapkan dapat membawa angina perubahan di tubuh DPD RI yang perlu dibenahi.

“Seperti meletakan hal dasar yang benar yakni mereliabelkan antara tatib UUD atau tatib MD3 yang dinilai lebih penting meski soal amandemen penambahan kewenangan juga perlu dilakukan,” ungkap Wakil Ketua DPD RI ini.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview

Berita Terbaru

   

Ratusan Usaha Penyehatan Tradisional di Blitar Masih Belum Berizin

00:00:00 / 00:00:00