• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Sosialisasikan Administrasi Kepesertaan, BPJS Jelaskan Hak Jaminan Kesehatan bagi Veteran

14 March
16:48 2019
0 Votes (0)

KBRN, Lhokseumawe : BPJS Kesehatan mengadakan sosialiasi dengan memberikan informasi langsung terkait pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) ke Rumah Sakit Bunga Melati Lhokseumawe, Kamis (14/03) siang tadi. Sosialisasi tersebut dilakukan BPJS Kesehatan dalam upaya memastikan seluruh peserta mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Adapun informasi yang disampaikan berkaitan dengan sistem administrasi kepesertaan dalam Program JKN-KIS, seperti halnya informasi jenis kepesertaan yang terbagi ke segmen Penerima Bantuan iuran (PBI) baik dari APBN dan APBD, hak-hak pelayanan kesehatan sebagai peserta, serta informasi lain yang dapat mendorong pemberian pelayanan terbaik kepada peserta.

Selain harapan agar masyarakat mendapat rangkaian pelayanan terbaik, hal yang sama juga diharapkan BPJS Kesehatan dapat dirasakan pekerja rumah sakit sebagai tenaga kerja yang sudah dilindungi jaminan kesehatan. “Kita tidak melulu menargetkan para tenaga medis harus memberikan pelayanan kesehatan dengan sempurna, disini kita juga mau mengedukasi bahwa sebagai orang yang bekerja, tenaga medis di rumah sakit juga berhak mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik, termasuk di dalamnya mendapatkan informasi secara menyeluruh tentang administrasi kepesertaan program nirlaba ini,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe melalui Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta, Muhammad Taufik dalam melakukan sosialisasi di ruang rapat rumah sakit tersebut. 

Sosialisasi tersebut disambut antusias oleh puluhan peserta sosialisasi yang terdiri dari seluruh perawat rumah sakit, tenaga kerja lain di rumah sakit, serta jajaran manajemennya. 

Salah satu peserta sosialisasi, Alfian mengatakan bahwa sosialisasi seperti ini sangat diharapkan olehnya dan rekan-rekan kerjanya. Hal itu diungkapkan karena terkadang sebagai pemberi pelayanan, para tenaga medis sering luput memperhatikan haknya, padahal mereka juga termasuk sebagai peserta program gotong royong yang sudah dimplementasi sejak 2014 lalu. 

“Selama ini kami terlalu fokus memberikan pelayanan terbaik, sampai kadang lupa hak-hak kami sebagai penikmat pelayanan kesehatan” ujar Alfian. Ia pun menambahkan bahwa banyak hal baru yang ia dapatkan dari sosialisasi. Diantaranya adalah informasi terkait hak jaminan sosial kesehatan bagi para veteran dan perintis kemerdekaan.

Alfian mengaku bahwa ia baru tahu bahwa veteran memiliki hak untuk dijamin dalam Program JKN-KIS tanpa menggunakan ketentuan PBI dari pemerintah.

“Keluarga saya ada yang veteran, selama ini pakai JKA (PBI APBD Aceh-red), nanti akan saya sarankan untuk mengurus haknya sebagai veteran,” akunya.

Menurut Alfian, banyak masyarakat yang belum mengetahui secara menyeluruh ketentuan Program JKN-KIS, hal itu karena minimnya informasi yang diketahui oleh masyarakat itu sendiri.

Sebagai informasi, para veteran yang memiliki bukti legal terkait status veterannya dapat mengurus haknya sebagai veteran dalam Program JKN-KIS. Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, para veteran dan perintis kemerdekaan mendapatkan hak sebagai peserta dengan hak ruang perawatan di kelas I. 

“Sosialisasi seperti ini sangat bagus, semoga lebih sering dilakukan agar semua orang benar-benar paham keseluruhan implementasi program ini,” tutup Alfian. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00