• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Demo di DPR Aceh Tengah Ricuh

14 March
14:47 2019
3 Votes (1.7)

KBRN, Takengon : Aksi demo massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Qanun Aceh (AMPQA) di DPR Aceh Tengah, Kamis (14/3/2019) siang, berlangsung ricuh. Kericuhan terjadi saat proses audiensi berlangsung di ruang sidang DPR.

Kericuhan bermula saat salah seorang anggota massa mengetok keras meja sidang lantaran geram petisi yang disodorkan ditolak ditandatangani dewan. Beruntung kericuhan tak berlangsung lama. Polisi yang siaga langsung mengamankan. Ia dikeluarkan dari ruang sidang dan audiensi ditunda.

Aksi demo kembali berlangsung bakda Shalat Zuhur. Massa kembali merapatkan barisan dihalaman kantor DPR Aceh Tengah. Masih dalam perihal yang sama. Petisi disodorkan dan dewan menolak. 30 menit berselang, akhirnya massa membubarkan diri dan mengarak dengan dibantu pengeras suara menyerukan untuk tidak memilih 30 dewan dalam Pemilu 17 April nanti.

Sembari berjalan massa juga mengancam akan kembali pada Jumat dengan mengerahkan massa yang lebih besar dalam tuntutan serupa.

Massa menuntut komitmen DPR Aceh Tengah dengan paripurnanya Oktober lalu yang menetap lima nama calon anggota KIP Aceh Tengah periode 2019-2024. Mereka; Yunadi, Mukhlis, Ivan Astavan Manurung, Hamidah dan Marwansyah.

Massa juga meminta agar KPU RI tidak mengkerdilkan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2016 tentang penyelenggara Pemilu dan pemilihan di Aceh. Pasalnya, dalam Qanun itu tidak mengatur sol periodesasi.

KPU RI menunda penerbitan Surat Keputusan (SK) lantaran salah atau nama yang diajukan DPR atas nama Hamidah dianggap tidak memenuhi syarat karena sudah menjabat dua periode KIP Kabupaten/kota. Hal itu sesuai UU 7/2017 tentang Pemilihan Umum.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00