• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polres Malang Kota Tetapkan Guru Sebagai Tersangka

14 March
14:13 2019
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Polres Malang Kota akhirnya menetapkan IM, seorang guru salah satu sekolah dasar di Kota Malang sebagai tersangka kasus dugaan pelecehan seksual pada sejumlah siswi SD. Sebelumnya, status guru olahraga ini masih terlapor.

Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi Arya Wiguna mengatakan, peningkatan status IM dari terlapor menjadi tersangka berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan kepolisian pada Selasa (12/3/2019) lalu. "Penanganan kasus dugaan pencabulan oleh Polres Makota sudah dilakukan gelar perkara dan menetapkan terlapor IM sebagai tersangka di tingkat penyidikan," ujarnya, Kamis (14/3/2019).

Dari hasil gelar perkara tersebut, sambung Komang, penyidik menilai jika alat bukti untuk menentukan tersangka sudah dirasa cukup. Alat bukti yang dimaksud adalah  keterangan saksi, keterangan korban, hasil visum yang dikeluarkan Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA). "Petunjuk itu mengarah pada perbuatan pelaku sesuai pasal yang dikenakan," ugkap dia.

Dalam kasus ini, IM dikenai pasal 82 Undang-undang 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukumnan penjara 8-15 tahun. "Dari hasil pemeriksaan tersangka, di memang mengakui perbuatan pencabulan ini kepada siswi kelas 3, karena yang bersangkutan mengajar di kelas itu," kata Komang.

Hingga saat ini, tersangka IM memang masih belum ditahan. Alasannya, tersangka dinilai kooperatif dalam menjalan pemeriksaan. Dalam pekan ini, kepolisian juga berencana kembali memanggil tersangka untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. "Saat ini tinggal kita lakukan pemeriksaan tehadap yang bersangkutan dengan status tersangka," imbuhnya.

Meski demikian, tidak menutup kemungkinan jika kepolisian akan melakukan penahanan pada tersangka. Jika dalam proses pemeriksaan yang bersangkutan mengulangi perbuatannya, melarikan diri, dan menghilangkan alat bukti. "Namun sejauh ini tersangka kami nilai masih kooperatif. Untuk pemeriksaan masih diagendakan, yang jelas kalau bisa minggu ini ya minggu ini, kita masih menyempurnakan berkas hasil pemeriksaan saksi," pungkasnya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00