• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Bejat! Ayah Kandung Cabuli Putrinya Berulang Kali Hingga Hamil 5 Bulan

13 March
12:34 2019
0 Votes (0)

KBRN, Ternate: Entah apa yang ada dipikirkan Sugianto (36) warga masyarakat Lingkungan Ake Sako Kelurahan Dufa-Dufa Kecamatan Ternate Utara, Provinsi Maluku Utara (Malut) yang tega mencabuli anak kandungnya sendiri secara berulang kali hingga diduga hamil 5 bulan.

Kapolsek Ternate Utara, Iptu Ambo Wellang saat dikonfirmasi Reporter RRI diruang kerjanya mengatakan, sesuai hasil pengakuan korban dengan inisial IS (16), kejadian tersebut terjadi berulangkali sejak yang bersangkutan masih duduk di bangku kelas II Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga kelas II pada Sekolah Menegah Atas (SMA) di Kota Ternate.

“Kejadian ini menurut pengakuan terjadi berulangkali bahkan korban juga sudah tidak bisa menghitung,” ungkap Kapolsek, Rabu (13/3/2019).

Aksi bejat ayah terhadap anak itu bukan hanya terjadi di dalam rumah pada waktu sepi namun juga terjadi di luar rumah saat korban pulang sekolah.

“Pelaku ini adalah sopir angkot, makanya dia biasa jemput korban dan melakukan aksinya di lokasi Tempat Pembuangan Sampah,” katanya.

Aksi bejat yang dilakukan ayah kepada anak tersebut lanjut Kapolsek, juga disertai dengan aksi kekerasan sampai pada pengancaman.

“Korban bilang bahwa ayahnya sering memukul korban menggunakan sekop dan  diancam jntuk dibunuh,” tegasnya.

Kapolsek mengaku, aksi bejat ayah terhadap anak kandungnya tersebut terbongkar setelah perilaku korban berlangsung berubah.

“Sekira pukul 04.30 WIT Nenek korban merasa tidak puas dan mencurigai dengan keadaan fisik cucunya makanya dia ditanya dan langsung mengaku bahwa dia dihamili oleh ayah kandungnya sendiri,” terangnya.

Saat ini lanjut Kapolsek, palaku sudah diamankan di Mapolsek untuk dimintai keterangan lanjutan.

“Sementara palaku kita jerat dengan pasal perlindungan anak dengan ancaman di atas 15 tahun penjara,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00