• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Berita Olahraga

Ahsan/Hendra Juara, Evaluasi PP PBSI : Tidak Ada yang Mustahil

11 March
12:32 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : PP PBSI memuji dan mengevaluasi atas prestasi yang diukir Ganda putra Indonesia Hendra Setiawan/Mohanmad Ahsan dalam meraih juara turnamen bulutangkis All England 2019.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti memuji perjuangan pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di laga final All England 2019. 

"Seperti yang saya bilang sebelumnya, tidak ada yang mustahil, sebelum pertandingan berakhir, semua memungkinkan saja, kita lihat perjuangan dari Hendra/Ahsan luar biasa. Kami semua terharu, saya sampai menangis," ujar Susy Susanti dalam keterangannya yang diterima Radio Republik Indonesia (RRI), Senin (11/3/2019).

Baca Juga : Pujian Sang Pelatih Untuk Ahsan/Hendra Pasca Juara All England

'Sang senior' pasangan putra merah putih Hendra/Ahsan meraih gelar juara All England dengan mengalahkan pasangan Malaysia Aaron Chia, Soh Wooi Yik dengan skor 11-21, 21-14, 21-12. Oleh karenanya rasa bangga PP PBSI gelar ini menjadi motivasi bagi seluruh atlet pelatnas maupun mandiri, bahwa usia bukanlah hambatan untuk mengukir prestasi.

"Meskipun pemain profesional, Hendra/Ahsan tetap latihan di pelatnas, jadi saya tidak pernah menganggap mereka sudah di luar. Tetap menganggap mereka sebagai anak-anak kami," evaluasi Susy Susanti.

"Secara keseluruhan untuk pemain muda, saya melihat ada progres. Kalau tahun lalu yang lolos ke semifinal ada satu, sekarang bisa tiga. Padahal kans ke final bisa tiga wakil, tapi balik lagi ke pengalaman, ketenangan, yang bisa menentukan si atlet itu bisa tampil sampai akhir, apalagi di turnamen bergengsi seperti ini," kata peraih emas Olimpiade Barcelona 1992.

"Fajar/Rian saya harap lebih konsisten saja. Mereka tinggal butuh ketenangan, kematangan, jam terbang yang lebih. Karena masih muda, seringkali mereka agak sedikit 'goyang', harus lebih berani, yang kurang sedikit dari mereka itu keberanian di lapangan, cueknya mereka, tenangnya mereka. Secara pukulan, permainan, sebetulnya sudah mulai bagus, sudah mulai naik, tapi harus lengkapi di non-teknisnya. Dari servis, poin-poin kritis, ada beberapa hal yang harus dibenahi," tambah Binpres PP PBSI.

"Pastinya senang dengan hasil Hendra/Ahsan, intinya bisa terus konsisten berprestasi," pesan khusus Susy Susanti kepada Ahsan/Hendra.

Para pebulutangkis Indonesia usai tampil di All England akan kembali mempersiapkan diri mengikuti serangkaian turnamen bulutangkis bergengsi. Hal ini dalam rangka mengoleksi point demi point setiap pemainnya, menuju Olimpiade 2020.

PP PBSI berharap satu gelar ganda putra yang dapat dipertahankan di All England 2019 ini, menjadi motivasi menuju olimpiade, Tokyo, Jepang.  

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00