• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Berita Olahraga

Tidak Cukup Dana dari Pemda, Atlit dan Pelatih di Malra Pakai Dana Pribadi Ikut Ivent Nasional

9 March
18:21 2019
0 Votes (0)

KBRN, Langgur : Sejumlah Atlit dan Pelatih di Maluku Tenggara, bermodalkan semangat berlatih dan mengeluarkan dana sendiri untuk mengikuti sejumlah ivent baik tingkat Provinsi maupun Nasional selama beberapa tahun terakhir.

Mantan atlit yang juga pelatih Marten Suripati mengatakan, pada beberapa ivent di cabang bela diri karate, para atlit maupun pelatih harus mengeluarkan dana sendiri untuk terlibat dalam kegiatan tersebut meskipun harus membawa nama Kabupaten Maluku Tenggara.

Diakui Marten, ada dana yang diberikan Pemerintah Daerah namun sangat terbatas dibandingkan kebutuhan atlit dan pelatih saat mengikuti ivent tersebut, bahkan dana itu lebih diarahkan ke atlit, dibandingkan pelatih yang seharusnya mendampingi atlit tersebut.

Diharapkan dengan adanya Dinas Pemuda dan Olah raga, dan olah raga, termasuk pembinaan berkelanjutan yang penting dilakukan setiap tahun agar setiap atlit selalu siap menghadapi berbagai ivent  baik Nasional maupun Internasional.

Maluku Tenggara pada Cabang Bela diri, atas nama atlit Petrus Fautngilyanan, pernah menwakili Maluku hingga tingkat Internasional, dan keluar sebagai juara ketiga di Australia.

“Kita ini tidak bergerak sendiri, dibelakang kita ada orang tua, jadi kita hanya bersandar ke orang tua yang memberi dukungan, Pemerintah daerah tidakmemungkin kan itu meskipun kita tidak menyangkal apa yang diberikan pemerintah daerah tapi kita liat belum bisa mencukupi apa yang dibutuhkan,” tegas Marten Suripati, Sabtu (9/3/2019).

Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olah raga, yang juga Sekertaris KONI Maluku Tenggara Cein Rahayaan mengatakan, dinas yang dimpinannya baru dibentuk namun apa yang menjadi masukan dari atlit maupun pelatih menjada cacatan penting dalam penyusunan program kedepan.

Sejumlah program Olah raga prestasi yang menjadi keunggulan dengan karakteristk Maluku Tenggara mulai disusun termasuk Cabang Karate, untuk menjadi perhatian perhatian Dinas.

“Kita akan merumuskan beberapa program kegiatan yang mengarah pada pengembangan olah raga prestasi yang menurut kami itu olah raga unggulan, tentu sesuai dengan karakteristik kita, kita lebih fokus pada olah raga-olah raga yang mungkin memiliki potensi untuk prestasi pata tingkat Provinsi mapun Nasional,” ungkap Kepala Dinas Cein Rahayaan.

Dirinya juga optimis dengan adanya KONI yang lebih melihat pada olah raga prestasi, maka membuka ruang untuk semua cabang mendapat perhatian dalam pengembangan kedepan, tidak sebatas atlitnya tetapi juga pelatih secara berkesinambungan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00