• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Lingkungan Hidup

Ribuan Jarum Suntik Bekas Dibuang di Tepi Jalan Raya Kota Solo

5 March
10:26 2019
0 Votes (0)

KBRN, Surakarta : Limbah medis berupa jarum suntik dibuang di tepi jalan KH Masykur Jebres, Solo. Ribuan jarum suntik itu berceceran keluar dari plastik di sebelah utara eks Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) Jurug. 

Pantauan RRI, Selasa (5/3/2019) pagi, ribuan jarum tersebut sebagian masih terbungkus plastik. Namun banyak yang sudah tercecer di bahu jalan. Nampak petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surakarta menunjukkan ribuan jarum bekas tersebut.

Selain jarum suntik berceceran juga banyak sampah yang terbungkus plastik di buang di lokasi. Padahal TPS Jurug sudah ditutup Pemkot Surakarta sejak tahun lalu. 

Suwanto salah seorang petugas dari DLH Surakarta mengungkapkan, sering menemukan limbah medis terbuang di eks TPS Jurug. Pihaknya tidak mengetahui siapa yang membuang jarum suntik tersebut.

"Sejak Januari sampai sekarang saya sudah menemukan dua kali ini. Tempatnya juga di sini, tapi saya tidak tahu yang buang siapa," ungkap petugas kebersihan yang bertugas di daerah Kentingan Jebres itu. 

Ia menduga bahwa jarum suntik tersebut dibuang oleh pihak rumah sakit. Mengingat jumlahnya yang cukup banyak. Jarum tersebut kemungkinan dibuang pada malam hari. 

"Kemungkinan dibuang malam hari, kalau siang tidak mungkin berani. Kalau melihat jumlahnya kemungkinan rumah sakit, kalau puskesmas apa mungkin sebanyak ini," ungkapnya.

Penemuan jarum suntik terbuang di tepi jalan tidak hanya kali ini. Belum lama ini, sejumlah warga menemukan limbah medis yang dibuang di tepi Jl. Kapten Mulyadi, Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Solo, Rabu (13/2/2019) pagi. 

Limbah yang terdiri dari jarum suntik itu ditemukan warga di dekat Toko Plastik 100. Salah seorang warga yang menemukan limbah, Edi Dwi Prihatin, mengatakan tumpukan jarum suntik tersebut berada di jalur pedestrian kecil di samping toko. Di bawah ruas jalur itu terdapat lubang air setinggi 10 sentimeter dengan lebar 30 sentimeter. 

“Saya temukan Rabu pagi sekira pukul 08.00. Posisinya sangat dekat dengan toko. Jumlahnya ribuan. Kami enggak berani berbuat apapun karena takut bahaya. Bau obat-obatannya cukup menyengat,” katanya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00