• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Agar Cetak Progremer Handal, Mahasiswa diharapkan Kembangkan Ilmu IT

3 March
18:25 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta: Progremer IT dan Perancang Web, Septian Eko mengatakan saat ini banyak programmer handal di Indonesia, ia menjelaskan, semua pihak baik swasta maupun pemerintah tengah berkonsentrasi terhadap pembentukan star-up.

“Indonesia punya banyak Progremer handal, kebanyakan mahasiswa yang belajar programer jangan hanya menerima ilmu dari dosen tetapi belajar sendiri dan mencari hal-hal baru di bidang IT serta selalu berkarya dan mengebangkannya agar berguna bagi masyarakat ucap Septian Eko saat dihubungi Pro 3 RRI pada Minggu (3/3/2019).

Menurutnya, ada tiga bidang penting dalam membangun usaha rintisan digital yakni programmer, hustler dan hipster. Kalau programmer-nya kurang meski dua lainnya banyak, tentu usaha rintisan digital itu tidak akan bisa berjalan.

"Sama kayak restoran, ada tukang masak, tukang saji dan marketing. Kalau tukang saji dan marketing-nya siap, tapi tukang masaknya tidak ada, tidak bisa jalan. untuk memotivasi anak-anak muda untuk belajar programming," papar dia.

Programmer  Kita di Indonesia meluluskan puluhan sampai ratusan ribu mahasiswa IT. Tapi, yang memilih menjadi programmer itu tidak banyak. Padahal kampus-kampus IT itu sebenarnya melahirkan programmer," ucap dia.

Untuk mencetak programmer memang membutuhkan waktu. Tak secepat kilat Indonesia dapat mengejar ketertinggalan di bidang programmer dengan mencetak programmer dalam jumlah banyak dengan kualitas seperti yang diinginkan.

"Dari beberapa tahun lalu kita upayakan itu. Penguatan di dosen, sertifikasi dan kampanye ke mahasiswa. Kenapa kampanye ke mahasiswa, karena opini yang terbentuk di masyarakat itu programming itu sulit," paparnya.

Ia tak menampik jika ilmu programming itu memang lumayan rumit. Namun, ia mencontohkan belajar programming ibarat permainan Lego.

"Betul sulit, tapi sangat gampang dipelajari. Sama halnya seperti main Lego. Bentuk yang kompleks itu terdiri dari hal-hal sederhana yang disambung-sambung. Sepanjang mereka bisa buat yang kecil-kecil lalu bisa menyambungkannya, jadilah sesuatu yang kompleks," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00