• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Lingkungan Hidup

Warga Serahkan 25 Ekor Satwa Dilindungi ke BKSDA

1 March
22:33 2019
0 Votes (0)

KBRN, Agam : Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Agam telah menerima sebanyak 25 ekor satwa dilindungi dari masyarakat Agam. Penyerahan hewan tersebut sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap kelestarian hewan langka dan dilindungi.

Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) BKSDA Agam Ade Putra, Jum’at, (1/3/2019) menuturkan, tindakan seperti ini merupakan bukti tingginya kesadaran masyarakat Agam, tentang bagaimana hewan serta ekosistemnya untuk dapat dilestarikan.

“Sebanyak 25 ekor satwa yang telah diserahkan. Ini merupakan partisipasi masyarakat dalam mendukung upaya konservasi, dan juga menghindari resiko bahaya bagi masyarakat, apabila tetap memelihara satwa-satwa dilindungi,” ujarnya.

Menurut Ade Putra, satwa yang diserahkan masyarakat tersebut terdata selama tahun 2018 lalu, diantaranya, kakatua, kukang, nuri, buaya, elang, siamang dan lainnya.

“Adapun satwa yang menurut Permen yang sebelumnya dilindungi satwa jenis unggas seperti cucak rawa, jalak suren, murai batu, anis bentet kecil, anis bentet sangihe dinyatakan oleh Permen LHK RI no P. 20/SETJEN/KUM.1/6/2018, dan kini telah direvisi sekitar 30 Agustus 2018 dengan Permen LHK Kehutanan (LHK) RI no P.92/MENLHK/KUM.1/8/2018, kini hewan tersebut dapat dipelihara dengan wajib lapor melalui BKSDA setempat,” terangnya.

Pada tahun 2019 ini sambung Ade Putra, ada tiga ekor bayi kucing hutan telah diserahkan pada BKSDA. Saat ini tengah kami pelihara hingga dapat untuk dilepasliarkan ke habitatnya.

“Sesuai undang-undang Nomor 5 tahun 1990 pasal 21 jo pasal 40 ayat (2) menerangkan bahwa bagi setiap orang yang menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, dan memperniagakan satwa dilindungi dalam keadaan hidup atau mati akan dikenakan ancaman pidana paling lama 5 tahun dan denda Rp 100 juta,” ungkapnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00