• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Lingkungan Hidup

Wali Kota Depok Resmikan Tempat Pengolahan Sampah Penghasil Listrik Pertama di Depok

1 March
12:20 2019
0 Votes (0)

KBRN, Depok : Wali Kota Depok Idris Abdul Somad meresmikan tempat pengolahan sampah setempat (TPPS) Merdeka Hanggar 3 di Jalan Merdeka, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jumat (1/3/2019).

TPSS ini mampu mengolah 30 ton sampah ranting pohon kering perhari yang dikonversi menjadi bahan bakar alternatif ramah lingkungan hingga menghasilkan energi listrik

"Jadi melalui TPSS ini kita bisa mengurangi sampah ranting pohon kering 30 ton per hari ke TPA Cipayung," kata Idris kepada RRI, dilokasi.

Seperti diketahui, ada 500 ribu lebih pohon di Kota Depok dibawah pengawasan Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Kota Depok. Setiap harinya, pohon ini menghasilkan puluhan ton sampah ranting kering.

"Dengan adanya TPSS ini, ranting-ranting ini dapat diubah dari sampah menjadi bahan bakar pengganti batubara hingga menghasilkan energi listrik," katanya.

Idris menuturkan, instalasi TPSS dapat terealisasi atas kerjasama DKLH dengan Kementerian PUPR dan alumnus ITB angkatan 1974.

"Gedung, TPSS ini merupakan hibah dari Kementerian PUPR sebesar Rp1,4 miliar, sedangkan teknologi konversi sampah ranting menjadi bahan bakar hingga menghasilkan listrik hibah dari ITB," jelasnya.

Designer Instalasi TPPS Hanggar 3 Indra Purwadi menjelaskan terlebih dahulu ranting kering di produksi menjadi bahan bakar berbentuk pelet. Kemudian bahan bakar berbentuk pelet itu digunakan sebagai bahan bakar untuk gasifier untuk menghasilkan gas CO dan H2.

"Kemudian gas CO dan H2 ini kita murnikan bisa menjadi pengganti bahaan bakar solar untuk mengoperasikan diesel listrik. Sehingga konsumsi solar dapat di reduce (kurangi) menjadi cuma 30%. 70% nya pakai gas ini," jelas alumnus ITB angkatan 1974 ini.

Lebih lanjut dijelaskan Indra, mesin diesel yang dioperasikan menggunakan gas CO dan H2 ini memiliki outpot sebesar 60 KVA. Saat ini output diesel yang digunakan hanya 20-25 KVA untuk supply listrik gedung TPPS dan supply listrik mesin produksi kayu menjadi bahan bakar.

"Output teganggnya ada 2 jenis yaitu 220 Volt untuk penerangan gedung dan 380 Volt untuk mesin," katanya.

Pemkot Depok berencana, akan berkolaborasi dengan PLN Depok guna menjual sisa daya output mesin diesel itu kedepannya

  • Tentang Penulis

    Rido Lingga, S.Kom

    Jurnalis Radio Republik Indonesia | RRI Jakarta | email: lin99a@gmail.com

  • Tentang Editor

    Waddi Armi

    Redaktur Puspem 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00