• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

DPR: Kelompok Bersenjata Abu Sayyaf Membeli Senjata di 'Black Market'

22 February
13:57 2019
2 Votes (4.5)

KBRN, Jakarta : Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai NasDem, Mayjen TNI (Purn) Supiadin Aries Saputra mengatakan, kelompok bersenjata Abu Sayyaf di Filipina mendapatkan senjatanya dari membeli di black market.

Hal tersebut dikatakan Supiadin ketika disinggung mengenai dua orang nelayan Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera oleh Abu Sayyaf di Filiphina.

"Ya, pasti yang saya lihat senjatanya mereka dapatkan dari sisa perang Vietnam, beli di black market. Gampang itu, kalo ada duit bisa beli itu di black market," ungkapnya. 

Menurut Supiadin, uang yang diterima Abu Sayyaf adalah hasil dari tebusa -tebusan orang yang telah disandera.

"Tebusan mereka itu, satu untuk makan, kedua untuk kepentingan pertahanan mereka," imbuhnya.

Supiadin menyampaikan bahwa rakyat sangat melindungi juga. Rakyat sendiri melindungi karena sudah merasa dapat makan dari hasil penyanderaan.

Sebelumnya, sebuah video mengungkap penangkapan dua WNI asal Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, oleh kelompok Abu Sayyaf, Filipina, viral di media sosial, Rabu (20/2/2019).

Video yang berdurasi sekitar 34 detik tersebut memperlihatkan dua WNI diikat dan direkam untuk meminta bantuan Pemerintah Indonesia.

Dalam rekaman video tersebut tampak beberapa lelaki yang menggunakan penutup kepala sambil menenteng senjata laras panjang.

Dalam video tersebut, dengan mata tertutup kain hitam, WNI tersebut berbicara untuk meminta bantuan Pemerintah Indonesia. Namun, video itu terputus.

“Saya warga negara Indonesia, pekerjaan nelayan di Sabah"

"Saya kena tangkap oleh Abu Sayyaf, Filipina, di laut"

"Saya minta Pemerintah Indonesia, terutama Presiden dan Pak Dadang...,” kata lelaki tersebut.

Video ini pertama kali disebar oleh akun Facebook dengan nama Kim Hundin.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00