• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu 2019

Prabowo: Saya akan Pisahkan Kementerian Kehutanan dengan Lingkungan Hidup

17 February
21:25 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Calon Presiden No. Urut  02 Prabowo Subianto mengatakan jika membicarakan lingkungan hidup diakuinya memang untuk sekarang sangat kritis karena menyangkut anak cucu.

“Apabila saya diberi mandat memimpin RI, saya akan menegakkan hukum, law enforcement. Penegakan hukum dilakukan dengan tegas terhadap perusahaan yang tidak melaksanakan ketentuan di banyak tempat. Selama puluhan tahun perusahaan besar justru melanggar, meninggalkan limbah, tidak mau bayar pajak, dan kongkalikong dengan pejabat sering meninggalkan kewajibannya, saya ingin penegakan hukum yang bersih,” jelasnya dalam debat kedua Capres dengan tema Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, Minggu (17/2/2019) malam.

“Sebagai contoh, saya akan pisahkan, Kementerian Kehutan kok dijadikan satu dengan Lingkungan hidup. Seharusnya KLH harus mengawasi Menteri Departemen Kehutanan kok jadi satu, jadi ini akan kita pisahkan sehingga KLH benar-benar menegakkan masalah lingkungan hidup, tidak jadi satu. Ini yang menjadi masalah. Kemudian izin-izin akan kita perketat, amdal harus dilaksanakan, tidak ada jalan pintas untuk amdal yang sangat cepat, sering feasibility studies yang etak-etok,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, capres nomor urut 01 Joko Widodo mengatakan, dalam tiga tahun pihaknya telah bisa atasi kebakaran hutan dan gambut, salah satunya penegakan hukum yang tegas terhadap siapapun.

“Terdapat 11 persahaan yang diberikan sanksi Rp, 18,1 T, karena penegakan hukum kita tegas terhadap pelanggar lingkungan. kita memulai membersihkan kembali sungai tercemar, salah satunya Citarum, Citarum harum, kami terima kasih terhadap masyarakat Jawa barat. ini akan jadi contoh,” jawabnya.

Kemudian, Capres No. Urut 02, Prabowo Subianto, menyambut baik dan menghargai kalau ada tindakan yang benar-benar melaksanakan fungsi pemerintahan.

“Saya akui kalau itu prestasi bapak, kita hormati dan kita dukung karena masalah lingkungan ini masalah kita bersama tapi banyak perusahaan besar yang meninggalkan pencemaran lingkungan ynag sangat besar yang nilainya jauh di atas yang bapak sebutkan tadi saya kira perlu ada investigasi lanjutan sudah jadi pengetahuan umum bahwa pelanggaran lingkungan hidup banyak dilakukan dan masih jadi pr bagi kita semua,” tutupnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00