• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Nasabah Bank Sampah Induk Cimahi Terus Meningkat

12 February
22:20 2019
0 Votes (0)

KBRN, Cimahi : Bank Sampah Induk Cimahi (Samici) yang berlokasi di Jalan Usman Dhomiri Padasuka Kota Cimahi, menjadi salah satu alternatif dalam pengelolaan sampah khususnya sampah An Organik.

Keberadaannya kini sangat dilirik masyarakat, karena masyarakat bisa mendapat nilai tambah yang cukup lumayan bila menjadi nasabah sampah di Bank yang dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi. Bahkan ada nasabah, yang bisa mendapatkan tabungan sampai Rp60.000.000,-dalam setahun.

"Alhamdulillah jumlah nasabah terus bertambah baik perorangan maupun per unit, yang awalnya di 2018 awal nasabah perorangan ada 1.000 sekarang sudah bertambah terus, yang unit tadinya dibawah 200 sekarang menjadi 200 lebih. Artinya Bank sampah ini disukai masyarakat," ungkap Direktur Bank Samici Warso Wijaya kepada wartawan dikantornya, Selasa (12/2/2019).

Menurut Warso, setiap harinya sampah yang masuk ke bank sampah 1 sampai 2 ton, dengan perputaran uangnya antara 20 sampai 30 juta rupiah per bulan.

"Kami kerjasama dengan Bank Bukopin tanpa biaya admin sehingga uang nasabah disimpan di bank Bukopin. Jadi kita dorong masyarakat untuk menyimpan uangnya di Bukopin sekaligus bisa bayar tagihan listrik dengan cara di debet."

Menyinggung kendala yang dihadapi, Warso menyebutkan, sekarang ini minatmasyarakat nabung sampah tinggi, sedang kenderaan operasional dan SDM Bank Samici kurang. kenderaan ada 2 unit yaitu 1 unit Roda 4 dan 1 unit Roda 3 serta 5 karyawan termasuk dirinya.

"Untuk meningkatkan minat masyarakat kami menjalin kerjasama dengan perusahaan Tulip ware agar mereka mendorong membernya membuka unit bank sampah. Bahkan unit bank sampah sudah merambah sampai ke SD, SMP, SMA/SMK di Kota Cimahi," tuturnya.

Sementara menurut pantauan RRI di Bank Samici, sejumlah nasabah terlihat datang membawa sampah seperti kertas, plastik serta botol minuman mineral, lalu ditimbang oleh petugas.

Nasabah tersebut tidak langsung menerima uang hasil penjualan sampah yang mereka bawa, karena hasilnya ditabungkan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00