• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Roadshow Mobil Listrik PLN-ITS, Lanjutkan Perjalanan Menuju Kalteng

12 February
19:05 2019
0 Votes (0)

KBRN, Pontianak : Setelah keliling pulau Jawa dan Sumatera dalam waktu sekitar tiga bulan Roadshow Mobil Listrik (Moblis) PLN Institut Teknologi Surabaya (ITS) exsplore Indonesia meneruskan perjalanan dari Pontianak menuju Tayan-Balai Bekuak-Sandai-Nanga Tayap dan akan melanjutkan perjalanan  ke perbatasan Kalbar-Kalteng, Selasa (12/2/2019).

Menjelang Keberangkatannya dari Pontianak menuju Tayan, Ketua rombongan Moblis PLN-ITS, Agus Mukhlisin mengatakan bahwa mobil listrik ini lebih hemat jika dibandingkan mobil menggunakan BBM.

“Hematnya dari sisi konsumsi eleksinya lebih hemat, satu Kwh saja bisa menempuh 25 km, sehingga bandingkan saja dengan mobil konvensional tadi satu liter bensin 7.500  terdapat 5 Kwh yang bisa menempuh jarak 25 km, jadi kalu bensin mobil konvensional 10 km, sehingga 10 banding 25 km”, paparnya Ketua rombongan Moblis PLN-ITS, Agus Mukhlisin kepada awak media menjelang keberangkatannya  di kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pontianak.

Menurut , Agus Mukhlisin  untuk mengecas batry moblis dengan kapasitas 30 KWh membutuhkan waktu empat jam dapat menempuh jarak 150 Km. Mengenai tempat-tempat pengisiannya, pihaknya memang sudah merencanakan rutenya dan sudah koordinasi dengan PLN setempat menyiapkan stasiun pengisian listrik umum (SPLU) di lokasi-lokasi yang dilalui.  

Lebih lanjut Agus Mukhlisin menjelaskan, roadshow Explore Indonesia ini untuk memberikan edukasi dan informasi teknologi mobil listrik, sekaligus menguji ketahanan komponen mobil listrik asli buatan Indonesia.

“Jadi sebenarnya kita disini akan membuat komponen utama mobil listriknya, kita uji enduren, durability, dari sisi  seftynya itu berarti kalau sudah dari sampai sampai Merauke berarti sudah teruji”, ujarnya.

Artinya nanti akan menggandeng  mitra-mitra industri, seperti bisnis gethering, yakni akan mengundang bisnis-bisnis  existing yang memproduksi otomotif. Agus Mukhlisin mengakui, sebenarnya di Indonesia sparepart sepeda motor maupun mobil listrik sudah ada dan sudah bisa dibuat, akan tetapi yang belum bisa dibuat yaitu  komponen utamanya.

“Sudah semestinya  komponen yang tidak bisa dibuat oleh industri existing  otomotif Indonesia selama ini yaitu yang kini tengah kami kerjakan dan diujicoba ini. Sehingga setelah uji coba, kedepan akan mengumpulkan industri untuk bersama-sama menggarap produk moblis ini”, harapnya. (Hermanta)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00