• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Sinergi Pemprov DKI dan Kostrad Wujudkan Keamanan Ibu Kota Jelang Pemilu 2019

12 February
18:30 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengadakan pertemuan dengan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan di Balaikota Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Pertemuan itu dilakukan guna membicarakan  terkait upaya menjaga dan mewujudkan keamanan di Ibu Kota.

"Tadi kami membicarakan banyak hal, tapi kaitannya semua adalah bagaimana kami bisa bekerja sama lebih baik. Sehingga, institusi Pemprov dan Kostrad bisa sama-sama memastikan Jakarta sebagai Ibu Kota aman, damai, kondusif, untuk kegiatan pemerintahan, kegiatan usaha, dan sosial," ujar Anies usai pertemuan. 

Anies menyatakan tugas Kostrad yang amat strategis membutuhkan dukungan dari Pemprov DKI Jakarta. Begitupun sebaliknya, Kostrad berkomitmen untuk membantu berbagai program dan kegiatan Pemprov DKI Jakarta, termasuk dalam menyukseskan Pemilu 2019 mendatang.

"(Kami) tidak ada (pembicaraan) yang khusus dalam artian ancaman, tidak ada. Kami berbicara misalnya sama-sama berada di kawasan Monas. Bagaimana kawasan ini menjadi kawasan tempat seluruh masyarakat merasakan kebersamaan, interaksi bersama, rancangannya. Jadi, berdiskusi seputar itu. Tapi, tidak ada sebuah spesifik keamanan, mengenai potensi masalah, nggak ada. InsyaAllah Jakarta aman, tenang, damai selama dua bulan ke depan, sampai masa yang akan datang," tambah Anies.

Sementara itu Pangkostrad Letjen Besar Harto mengatakan untuk menciptakan situasi aman dan nyaman sudah menjadi tugas strategis Kostrad dalam mengantisipasi titik rawan keamanan di seluruh Indonesia, termasuk di Jakarta.

"Keberadaan Kostrad di DKI Jakarta ini memberikan arti juga, memberikan tugas-tugas mengamankan Ibu Kota sebagai kota pusat pemerintahan, dan juga sebagai kota ekonomi, dan kota sosial. Ini saya kira patut dijaga keamanannya, situasinya, di mana Kostrad siap untuk mengamankan itu bila terjadi hal-hal yang membutuhkan kehadiran Kostrad untuk mengamankannya," ucap Pangkostrad Letjen Besar Harto.

Terkait keamanan menjelang Pemilu 17 April mendatang, Letjen Besar Harto juga menyatakan siap bekerja sama dan akan mempersiapkan anggotanya untuk proses keamanan dalam pesta demokrasi 2019.

"(Terkait) pengamanan dalam rangka mengantisipasi kegiatan pemilu, Kostrad menyiagakan pasukannya di semua wilayah. Apabila terjadi hal-hal yang memerlukan kecepatan, Kostrad terdepan sebagai pengamanan siap diturunkan," tegas Letjen Besar Harto.

Dalam pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang, Pemprov DKI Jakarta akan memfokuskan dalam tahap persiapan pelaksanaan. Anies mengatakan apabila pelaksanaan berjalan dengan tertib, rapi, tenang, jujur, dan adil, maka apapun hasilnya, proses demokrasi telah berjalan dengan baik. 

"Karena itu, tugas kita bekerja sama dengan mendukung KPU, KPUD, dalam semua kegiatannya dapat berjalan dengan baik. Jadi, cara bagi Pemprov DKI Jakarta memastikan bahwa aman dan tenang adalah dengan penyelenggaraan (Pemilu) berjalan dengan baik. Di situ peran Pemprov DKI Jakarta," tutup Anies. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00