• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Masyarakat Diminta Waspadai Menjamurnya Pinjaman Online

12 February
16:46 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bandar Lampung : Masyarakat diminta mewaspadai menjamurnya pinjaman online atau fintech yang menawarkan pinjaman-pinjaman dana, khususnya yang belum terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kepala OJK Provinsi Lampung, Indra Krisna, Selasa(12/02/19), mengatakan, saat ini sudah terdapat 88 perusahan fintech yang telah terdaftar di bawah pengawasan OJK,  namun baru satu yang memiliki perizinan karena telah memenuhi aturan dan regulasi dari OJK.

Menurut Krisna, selain dari 88 perusahaan itu masih banyak perusahan yang belum terdaftar, karena dengan teknologi, OJK tidak bisa membatasi ruang dan waktu, bahkan ada perusahaan yang berkantor pusat diluar Indonesia.

Oleh karena itu ditambahkan Indra Krisna, masyarakat harus waspada jika akan berinteraksi dengan perusahaan fintech, masyarakat bisa mendapatkan informasi melalui OJK di contak 127 jika ingin mengetahui perusahaan yang bersangkutan sudah terdaftar atau tidak, dan jika sudah terdaftar masyarakat juga harus benar-benar memahami perjanjian yang ditawarkan karena bersifat mengikat agar paham tentang konsekuensinya.

"Dari 88 yang sudah terdaftar itu baru satu yang berizin artinya baru satu yang memenuhi regulasi, kami menghimbau masyarakat supaya hati-hati terhadap tawaran-tawaran apapun itu, dan kalo supaya lebih hati-hati tanya OJK perusahaan itu berizin atau tidak, dan yang kedua kita hati-hati terhadap perjanjian agar paham aturan mainnya," ujar Indra Krisna.

Lebih lanjut dikatakan, OJK sendiri terus menghimbau agar perusahaan-perusahan itu mendaftar ke OJK karena mereka hadir sebelum OJK berdiri, dan pada saatnya nanti akan ada aturan market conduct untuk memberikan punisment kepada perusahaan yang tidak ingin mendaftar.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00