• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Populasi Berkurang, Pelaku Usaha Pemotongan Sapi di Baubau Mengeluh

12 February
16:16 2019
0 Votes (0)

KBRN, Baubau : Sejumlah pelaku usaha pemotongan sapi di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) keluhkan kelangkaan Populasi Sapi siap konsumsi. 

Ibu Asnia pemilik usaha pemotongan sapi di Kelurahan Wameo, Kota Baubau yang telah menggeluti usaha ini bersama orang tuanya sejak 40 tahun lalu itu mengatakan, saat ini dirinya sudah sulit mendapatkan Sapi dengan harga yang cocok sementara kebutuhan konsumsi daging di pasaran tiap harinya tinggi.

“Dibanding dengan dulu, sekarang ini kebutuhan daging Sapi sangat tinggi. Mungkin karena adanya pemerkaran daerah dan pertambahan jumlah penduduk jadi kebutuhan daging juga tambah banyak. Sementara yang jual Sapi ini jarang bukan setiap hari,” ungkap Ibu Asnia, Selasa (12/2/2019).

Menurutnya hal ini juga disebabkan karena populasi sapi ditingkatan peternak sangat terbatas, kalaupun ada yang menjual tapi Sapi tersebut dijual dengan harga tinggi.

Kondisi ini memaksa Ibu Asnia harus keluar Kota Baubau seperti di Kabupaten Muna, Buton Utara, Buton Selatan, Buton Tengah, bahkan Bombana untuk mencari sapi.

Namun tak jarang harus pulang dengan tangan kosong karena sapi yang di jual peternak harganya cukup tinggi yang jika dihitung-hitung tidak akan mendapat keuntungan.

“Dulu waktu sapi belum susah seperti saat ini jarang kita potong satu ekor, biasanya itu bisa Dua sampai Empat ekor dalam sehari, sehingga dalam sebulan bisa kita potong di atas 60 ekor. Tapi sekarang nanti dapat sapi yang cocok harga baru kita belu,” imbuhnya.

Asnia juga mengatakan, sulitnya mendapatkan sapi di daratan Buton ini khususnya Buton Utara dan Kabupaten Buton dirasakan sejak tahun 2017 lalu setelah dibukanya jalur penyebrangan Ferry Labuan-Amolengo. Sehingga banyak pembeli datang dari luar yang tetap membeli meskipun harga jual dari peternak tinggi.

“Sekarang susah dapat sapi. Sapinya ada cuma harganya mahal karena pengaruh masuknya pembeli dari luar seperti Kendari, Makassar dan Kalimantan. Dari harga yang sebelumnya bisa di harga Rp10 Juta kini sudah diatas harga itu sehingga membuat susah pemotong di Baubau,” kata Asnia.

Adapun penjualan daging sapi di Kota Bubau masih terbilang normal dengan harga di kisaran Rp110.000-Rp120.000/Kg.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00