• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Ganjar Menduga Aksi Teror di Wilayahnya untuk Mendiskreditkan Pemerintah dan Aparat

12 February
15:49 2019
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Kejadian teror pembakaran kendaraan milik warga sengaja dilakukan dengan tujuan untuk menjelakan atau melemahkan wibawa pemerintah dan satuan penegak hukum.

Dugaan ini diutarakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat dikonfirmasi kemarin terkait dengan perkembangan kasus teror yang terjadi di beberapa daerah di wilayahnya, Selasa (12/02/2019).

Analisa itu dapat dilihat dari aksi para pelaku yang mayoritas beraksi pada masyarakat kalangan menengah ke bawah, yang dianggap mudah untuk dipengaruhi.

Jika dilihat selama ini yang dibakar kebanyakan kendaraan milik masyarakat menengah ke bawah, di daerah pinggiran dan juga bukan kendaraan mewah.

"Saya menduga ada aktor profesional di balik aksi teror yang marak terjadi akhir-akhir ini. Tidak hanya memberi rasa takut di tengah masyarakat, namun juga memberikan image bahwa pemerintah tidak bisa menangani. Mereka ingin menciptakan rasa takut kepada masyarakat kecil yang dianggap akan langsung menyalahkan pemerintah," sebutnya.

Meski begitu, tujuan dari para pelaku tersebut menurut Gubernur sepertinya tidak berhasil, sampai saat ini, masyarakat Jawa Tengah dinilainya tidak terpengaruh dan tidak takut dengan adanya aksi teror-teror itu.

Upaya siskamling yang dilakukan warga ini menjadi bukti jika masyarakat ingin berperan pula mengungkap dalang dibalik teror ini, disisi lain dari penegak hukum juga terus melakukan patroli malam sampai subuh.

"Saya meminta masyarakat untuk ikut berperan. Aktifkan lagi Siskamling, pasang CCTV dan portal-portal untuk mengantisipasi terjadinya aksi teror dan gangguan keamanan hingga pesta demokrasi nanti," tegasnya.

Ganjar juga berpesan masyarakat diminta untuk tetap tenang dan terus berkordinasi dengan babinsa maupun bhabinkantibmas, sebab Kapolda, Pangdam dan instansi terkait sudah berjalan dengan cara, instrumen dan kewenangannya masing-masing untuk mengungkap kasus teror ini. Sekedar diketahui, teror pembakaran kendaraan melanda Jawa Tengah, akhir-akhir ini.

Di Kota Semarang terjadi 17 kasus pembakaran kendaraan, di Kendal ada 8 kasus dan di Kabupaten Semarang ada satu kasus. Terbaru, di Grobogan juga satu kasus. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00