• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Kasus HIV AIDS Cenderung Meningkat, Ini Yang Dilakukan KPA Sumedang

12 February
14:24 2019
0 Votes (0)

KBRN, Sumedang : Meskipun kasus HIV AIDS di Kabupaten Sumedang dari tahun ketahun cenderung mengalami peningkatan, namun upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dalam menekan jumlah kasus HIV AIDS akan terus di optimalkan dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait.

"Ada beberapa langkah yang akan kami laksanakan bersama stakeholder terkait diantaranya, akan terus berupaya menurunkan kasus baru terkait dengan HIV AIDS, menurunkan angka kematian karena AIDS dan menurunkan stigma dan diskriminasi kepada Orang Dengan HIV AIDS (ODHA)," ujar Kepala KPA Sumedang Retno Ernawati didampingi Kasi Pengelola Program dan Monitoring Evaluasi (Monev) Lia Mulyawati kepada wartawan setelah Rapat Kerja (Raker) dan Evaluasi Akhir KPA di Gedung Negara (GN), Selasa (12/2/2019).

Dikatakan Retno, Kasus HIV AIDS di Sumedang pertama kali ditemukan di Kecamatan Jatinunggal tepatnya di Desa Cimanintin terlebih, sejak tahun 2004 lalu penderita HIV AIDS di Sumedang sudah ada. "Kebanyakan para penderita HIV AIDS ini, warga Sumedang yang bekerja di luar kota," ucapnya.

Menurut Retno, secara kumulatif berdasarkan data tiga tahun terakhir yakni, pada 2016 kasus HIV AIDS di Sumedang mencapai 67 orang, pada tahun 2017 naik menjadi 100 orang dan pada tahun 2018 ada 60 orang.

"Jika dijumlahkan dari tahun 2004 hingga 2018, kasus HIV AIDS mencapai 547 orang yang terinfeksi," tuturnya.

Sementara itu, Pengelola Program dan Monev KPA Sumedang Lia Mulyawati menjelaskan, dampak penyeberan infeksi HIV AIDS dan tingginya pravalensi di Sumedang dalam beberapa tahun terakhir disebabkan karena masih menganggap HIV AIDS bukan masalah medik dari penyakit menular semata. "Tapi, sudah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang menyangkut semua aspek kehidupan manusia, baik medik, psikologi sosial dan budaya," katanya.

Sehingga, sambung Lia, upaya dari KPA Sumedang pada tahun 2019 akan menerapkan beberapa program dalam menekan angka HIV AIDS seperti, quartely meeting, secara mobile ke populasi kunci, set up layanan VCT, IMS dan ARV, menggelar layanan komprehensip berkesinambungan, supervisi, peningkatan kapasitas kader peduli TB HIV AIDS, presentasi kaya tulis ilmiah, penjangkauan populasi kunci dan pendampingan bagi ODHA.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00