• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Pangdam IX/Udayana Optimis Percepatan Rehab Rekon Rumah Warga Lombok Bisa Tepat Waktu

12 February
13:42 2019
0 Votes (0)

KBRN, Lombok Utara : Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderel TNI, Benny Susianto,SIP, Selasa (12/2/2019), berkunjung ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) selama dua hari, untuk melihat secara langsung Progress pelaksanaan Operasi Teritorial (Opster) TNI melaksanakan tugas rehab rekon rumah penduduk yang rusak, pasca gempa Lombok.

Kunjungan kerja Pangdam diawali dengan melihat dan mengecek Posramil Pemenang, Koramil 1606-03/Bayan dan Koramil 1615-10/Sembalun yang baru selesai dibangun,  akibat rusak diterjang gempa belum lama ini.

“Saya datang kesini mencoba membantu dan mengawasi Komandan Korem, sejauhmana prajurit saya mampu membantu pemerintah daerah  dalam rangka mengatasi persoalan pasca gempa Lombok yang terjadi pada akhir Juli hingga awal Agustus 2018 lalu,” ucapnya disela-sela kunjungannya melihat langsung perkembangan rehab rekons rumah-rumah pendudduk.

Usai melihat gedung Posramil, rombongan Pangdam melanjutkan   perjalanan untuk melihat kegiatan prajurit TNI melaksanakan Operasi Teritorial (Opster) TNI,  membangun Rumah Hunian Sementara (Huntara) di Dusun Karang Bedil, Kecamatan Tanjung.

Sampai Selasa siang, Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, SIP yang di dampingi Danrem 162/Wira Bhakti, Kolonel (Czi) Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos,SH, M.Han dan para Dandim, meninjau  pelayanan satu pintu,berupa pemerimaan buku tabungan  untuk korban gempa Lombok yang rumahnya mengalami rusak berat  dilapangan Umum Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU) dan dilapangan Transad, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur.  

Proses satu pintu ini dilakukan melalui surat perjanjian kontrak dari Pokmas dengan pihak Aplikator.

“Menurutnya, dari apa yang saya dilihat dan berbicara dengan masyarakat, ada prospek yang jelas dimana masyarakat sudah mengerti tentang bagaimana menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi, khsusunya terkait dengan pencairan dana bantuan stimulan dari pemerintah pusat dengan membentuk Pokmas dan melengkapi persyaratan administrasi yang sudah ditentukan sehingga  prosesnya cepat dalam  pencairannya,” kata Pangdam.

Sebagaimana instruksi Presiden agar secepatnya  masyarakat mendapatkan  pelayanan dari pemerintah  dengan memberikan kemudahan sehingga proses rehab rekon bisa berjalan cepat dan lancar.

“Jangan sampai masyarakat dibiarkan  dalam kesusahan yang berlarut-larut,” harapnya.

Dengan proses managemen seperti ini, Pangdam yakin proses rehab rekon ini akan berjalan dengan baik, meski dari target BRI sebanyak 23 ribu, tapi yang sudah dapat mencairkan uangnya saat ini mencapai 2 ribu kepala keluarga.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Pangdam berkesempatan meresmikan pembangunan SDN 5 Labuhan Lombok yang rusak berat akibat gempa, dan sekarang juga telah rampung dan diselesaikan melalui Operasi Teritorial TNI bersama BPBD dan Pemerintah Daerah.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00