• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu 2019

Ratusan Tokoh Lintas Agama Deklarasikan Pemilu Damai di Mapolda Metro Jaya

12 February
12:14 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Sekitar 322 tokoh lintas agama dari sejumlah ormas keagamaan menggelar Deklarasi Pemilu Damai, di balai pertemuan Polda Metro Jaya, Selasa (12/1/2019).

Acara yang dipimpin Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Wahyu Hadiningrat ini juga dihadiri perwakilan dari Kodam Jaya, Pemda DKI, KPUD DKI, Kejati Jakarta dan unsur Muspida lainnya.

Dalam sambutan tertulisnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Gatot Edy Pramono mengatakan, menjelang pemungutan suara pada 17 April nanti, suhu pilitik pasti akan menghangat. Untuk itu, perlu partisipasi dan kerjasama dari semua lapisan masyarakat, dalam memelihara situasi kamtibmas di Ibukota.

Kapolda yakin, bila semua pihak mau bekerjasama, maka pemilu di Jakarta pasti akan berlangsung aman, sejuk dan tertib.

"Kita berharap, para tokoh agama dan tokoh masyarakat bisa menjadi Cooling Sistem dalam mendinginkan suasana di masyarakat dan meminimalisir gangguan yang mungkin terjadi," kata Kapolda.

Lebih lanjut Kapolda menyatakan keprihatinannya atas maraknya penyebaran berita bohiong, fitnah dan ujaran kebencian, serta politik indentitas.

Polri, kata Kapolda, tidak bisa bekerja sendiri, dan untuk itu perlu dukungan semua unsur masyarakat, khususnya tokoh agama. "Dan deklarasi ini harus dijadikan momentum untuk memepererat persaudaran, meski pilihan politiknya berbeda," tegas Kapolda.

Sementara itu Ketua KPUD DKI, Betty Epsilon Idroos menyambut baik deklarasi ini. Menurut dia, sesuai tag line KPU, Say No to Hoax, dan Stop Politisasi Sara demi pemilih berdaulat negara kuat, maka pemilu 2019 diharapkan benar-benar menjadikan masyarakat sebagai pemilih yang berdaulat agar indonesia bisa menjadi negara yang kuat.

"oleh karena itu kami meminta dukungan dan kerjasama masyarakat agar KPU bisa menjalankan tugasnya dengan lancar secara profesional dan berintegritas," pungkasnya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00