• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Kenaikan Tarif Ojek Online, Turunkan Minat Masyarakat Naik Transportasi Publik

12 February
09:48 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta: Rencana pemerintah untuk menaikkan tarif ojek online dinilai bisa menurunkan minat masyarakat menggunakan transportasi publik. Padahal, kehadiran ojek online menjadi krusial untuk mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke umum.

Ekonom Universitas  Univ Muhamadiyah Yogyakarta Ahmad  Maruf  mengatakan ojek online sebenarnya berperan sebagai feeder yang menyambungkan masyarakat dengan transportasi publik.

"Kita lihat 40% lebih itu ojek online tujuannya atau destinasinya adalah ke stasiun atau ke terminal terdekat. Kalau kita lihat pembangunan masif LRT dan MRT itu sebenarnya kita masih butuh feeder," ucap Ahmad Ma`ruf saat di hubungi Pro 3 RRI pada Selasa (12/2/2019).

Sedangkan, untuk faktor menengah kebawah Ma`ruf menjelaskan fleksibilitas dan tarif akan menjadi prioritas terhadap masyarakat lebih memilih ojek online.

“flexsibilitas paling penting, ketika warga melihat tarif di angkutan online yang saling bersaing mereka tentunya akan mencari akan mencari harga termurah dan bonus dari angkutan online itu sendiri,” paaparnya.

Ia memaparkan , negara harus terlibat untuk menjadi penengah saat terjadi perang tarif antara anngkutan online agar konsumen tidak merasa dirugikan.

Terlebih, kesiapan transportasi massal di kota-kota besar belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan mobilitas masyarakat.

Lebih lanjut ia menjelaskan, tingkat pengeluaran masyarakat untuk transportasi akan ikut meningkat seiring dengan kenaikan angkutan online.

"Bertambahnya pengeluaran sebesar itu akan ditolak oleh kelompok konsumen yang tidak mau mengeluarkan biaya tambahan sama sekali," ucapnya. 

Menurut Ma`ruf  dari proyeksi penurunan permintaan tersebut bisa saja aliran investasi ke sektor usaha ini menurun. Sebab, bisnis berpotensi lebih redup dan belum ada kepastian dari kebijakan pemerintah. 

"World Governmance Index tentukan akan memburuk, pada akhirnya investor melihat betapa tidak konsistennya kebijakan ini dan menahan diri untuk investasi," pungkasnya.

Renca kenaikan ojek online ini telah mempengaruhi inflasi dan investasi, bisa saja kondisi ini turut mempengaruhi kontribusi pertumbuhan sektor ini ke ekonomi nasional.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00