• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Huntara Bagi Korban Tsunami di Sumur Siap Dihuni

11 February
19:10 2019
0 Votes (0)

KBRN, Pandeglang : Hunian Sementara (Huntara) bagi warga yang terdampak gelombang tsunami Selat Sunda di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang rampung dibangun.

Sebanyak 100 unit Huntara yang dibangun di Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur ini merupakan bantuan dari Bank Negara Indonesia (BNI). 

Serah terima bangunan tersebut dilakukan dengan penandaganganan serah terima antara BNI dan Bupati Pandeglang, di lokasi huntara Kampung Pasir Malang Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Senin (11/2/2019)

Pimpinan Wilayah Bank Negara Indonesia (BNI)  Jakarta dan Bumi Serpong Damai (BSD)  Hendri Panjaitan mengatakan, dari 100 unit Huntara yang dibangun, 80 unit diantaranha masuk ke Desa Sumber Jaya, dan 20 sisanya masuk ke Desa Tunggal Jaya. 

"Huntara ini sebagai wujud dukungan kami dalam meringankan penderitaan korban tsunami. Mudah-mudahan bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Pandeglang khususnya Kecamatan Sumur," kata Hendri. 

Hendri menerangkan, dengan dibangunnya Huntara oleh BNI ini, dapat mendorong perusahaan BUMN lain melengkapi fasilitas yang belum tersedia.

"Dengan begitu perusahaan lainnya juga ikut andil dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana dengan fasilitas penunjang lainnya," ujarnya. 

Sementara itu Bupati Pandeglang, Irna Narulita tidak dapat menyembunyikan rasa terima kasihnya. 

"Saya mewakili masyarakat Sumur mengucapkan terimakasih kepada BNI karena telah membangunkan Huntara untuk masyarakat. Saya terharu dan bangga masyarakat kami dapat menempati Huntara dalam waktu dekat ini," kata Irna. 

Irna menyatakan, setelah Huntara di Sumur selesai, maka diharapkan pembangunan Huntara di wilayah lain bisa segera menyusul. Karena di Carita dan Labuan, sedang dalam proses pembangunan.

"Saya harap masyarakat Sumur dapat mensyukuri apa yang saat ini mendapatkan Huntara. Karena banyak warga diwilayah terdampak lainnya masih menunggu huntara yang akan dibangun," tutup bupati.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00