• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Kasus 2 Orang WNI Dimutilasi, Ini Penjelasan Dari Polri

11 February
15:51 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Terkait kasus dua orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang di mutilasi di Malaysia, Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Polisi Diraja Malaysia (PDRM).

"Dalam hal ini pihak SLO yang ada di Malaysia terus bekerja sama dengan kepolisian Diraja Malaysia," jelasnya kepada RRI, Senin (11/2/2019).

"Nanti apabila korban sudah teridentifikasi, kami akan bekerja sama dengan kepolisian Malaysia untuk mengungkap. Kalau ada kaitannya dengan pemeriksaan yang ada di Indonesia. Nanti tentunya dari SLO juga akan menyampaikan ke Bareskrim untuk mengambil keterangan atau memfasilitasi keterangan dari beberapa saksi yang ada di Indonesia," lanjutnya.

Menurutnya saat ini proses penyelidikan lebih dikedepankan dari PDRM. Ia juga menyampaikan bahwa Kepolisian Indonesia akan membantu apabila dari pihak PDRM membutuhkan beberapa keterangan dari Indonesia.

"Pembanding antara DNA korban atau kebutuhan lain yang dibutuhkan dalam rangka untuk mengungkap korban mutilasi tersebut," serunya.

Saat ini kepolisian Indonesia masih menunggu pihak PDRM, lanjut Dedi, jika PDRM meminta bantuan kepada Kepolisian Indonesia, semuanya akan segera diproses.

Kendati begitu, ketika menunggu keputusan dari pihak PDRM, kepolisian Indonesia telah bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) tentang asal muasal korban yang belum teridentifikasi.

"Belum tentu pelakunya orang Malaysia, bisa juga pelakunya orang Indonesia," imbuhnya.

"Kalau ada informasi lebih lanjut, nanti akan saya update," tandasnya.

Sebelumnya, Pria bernama Nuryanto, seorang pengusaha tekstil di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, diduga menjadi korban mutilasi di Malaysia.

Dua orang korban ditemukan di sebuah sungai di Selangor pada 24 Januari 2019 lalu. Korban seorang wanita dan pria ditemukan tanpa kaki dan kepala. Kepolisian Malaysia memperkirakan korban dibunuh di tempat lain, lalu mayatnya dibuang di sungai.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00