• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Terekam CCTV, Maling Motor Diamankan Polisi

11 February
15:48 2019
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Unit Resmob, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Surabaya, menangkap satu diantara dua pelaku pencurian dengan pemberatan (curat), terhadap kendaraan bermotor. 

Pelaku inisial KA (23), warga Jl. Tambak Wedi, Surabaya. Sedangkan satu pelaku lain, inisial HA, masuk dalam Daftar Pencarian Orang alias DPO. Selain itu, polisi juga turut memburu penadahnya, yakni inisial JN. 

Kanit Resmob, Iptu Bima Sakti menjelaskan, kasus ini berhasil diungkap polisi, setelah aksi terakhir yang dilakukan kedua pelaku, yakni di rumah kos Jl. Lebak Jaya, Surabaya, terkam kamera CCTV. 

"Di sini yang kami amankan seorang pelaku, di mana di TKP tersebut terekam oleh CCTV. Setelah itu kita mulai identifikasi pelakunya dan Alhamdulillah kita mendapatkan salah satu dari mereka," jelasnya, Senin (11/2/2019).

Modus operandi kedua pelaku adalah, dengan menggendarai sepeda motor, berkeliling mencari sasaran. Tersangka HR sebagai joki alias yang menyetir, sekaligus eksekutornya dengan merusak pagar dan lubang kunci motor curian. 

Setelah mendapat sasarannya, tersangka HR membawa kabur kendaraan curian tersebut, sedangkan tersangka KA yang diamankan polisi, mengendarai motor yang dipakai untuk sarana. 

"Modusnya mereka mobile ke perumahan atau kos-kosan yang sekiranya sepi, dinihari, pengawasannya minim, dimana tempat sepi, disana ada kesempatan, mereka berdua beraksi. Yang satu sebagai eksekutor, yang satu ini sebagai pengawas untuk TKP," terangnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, kedua pelaku ini telah beraksi kurang lebih 23 kali, dengan TKP 6 lokasi. Masing masing 8 kali di wilayah Sukolilo, 4 kali di wilayah Mulyorejo dan Kenjeran, 3 kali di wilayah Gubeng, dan 2 kali di wilayah Tambaksari dan Simokerto. 

"Untuk pelaku Ini sudah mulai tahun 2018 pertengahan sudah mulai beraksi. Sementara yang kita amankan masih belum pernah masuk penjara, masih belum tahu yang lainnya," paparnya. 

Motor curian tersebut, dijual kepada JN yang ada di Madura, dengan harga antara Rp 1,5 juta sampai Rp 3 juta. Kemudian hasil penjualan motor, digunakan oleh tersangka untuk berfoya foya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00