• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Cabor

Dukung Pra PON NTT, Pengprov PASI Bentuk Satgas Pelatda

11 February
15:35 2019
2 Votes (5)

KBRN, Kupang : Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Nusa Tenggara Timur (NTT) Esthon Foenay mengatakan, Pengprov PASI NTT saat ini bekerja keras untuk meloloskan atlet sebanyak-banyaknya ke PON XX 2020.

Esthon Foenay menuturkan, salah satu kerja keras yang dilakukan adalah membentuk Tim Satgas, khusus menangani para atlet Pra PON.

Menurutnya, pembentukan Satgas Pra PON Atletik dimaksudkan untuk memudahkan pemantauan latihan para atlet atletik yang dipersiapkan mengikuti Pra Kualifikasi PON XX Tahun 2020.

Selaku Ketua Umum PASI NTT, Esthon Foenay telah menentukan dua wakil Ketuanya yakni Theodorus Widodo dan Johanis Otemosu sebagai mengkoordinar pelaksaan Pelatda Atletik Pra PON NTT.

Pihaknya berharap, tim khusus atau Satgas Pra PON Atletik NTT segera bekerja keras, agar atlet-atlet NTT yang mengikuti Pra PON 2019 dipersiapkan dengan baik dan dapat lolos ke PON XX 2020 di Papua.

“Jadi ini otoritas yang sudah diberikan, jadi dua wakil ketua yang nantinya mengkoordinir secara teknis. Oleh karena itu, saya harap ada kerjasama semua pengurus dan akan dibantu olah tim teknis. Ini sangat kita harapkan semua segera berjalan, karena Pra Kualifikasi PON 2020 cabang atletik tidak terpusat tetapi terbagai dalam beberapa kegiatan sepanjang tahun 2019. Dan mulai bulan maret ini kita sudah harus persiapkan atlet mengikuti Jatim Open di Surabaya, Jawa Timur,” ungkap Ketua Pengprov PASI NTT, Esthon Foenay.

Ketua Umum PASI NTT Esthon Foenay lebih lanjut meminta Pengurus, Pelatih, dan Satgas juga memantau dan mengidentifikasi atlet-atlet potensial yang tidak termasuk dalam Sentra Pembinaan di PPLP, PPLMD dan PPLD, serta Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) untuk diikutkan dalam persiapan Pra PON XX 2020.

Seluruh biaya atlet diluar PPLP, PPLMD, PPLD, dan SKO akan menjadi tanggungjawab Pengprov PASI NTT, yakni menggunakan dana bantuan dari Pemerintah melalui KONI.

“Saya minta para pelatih dibawah koordinasi bidang pembinaan PASI segera mengidentifikasi atlet-atlet potensial yang tidak termasuk dalam sentra keolahragaan PPLP, PPLMD, dan PPLP maupun SKO untuk didata dan diketahui prestasinya dan dipersiapkan mengikuti Pra PON. Dan untuk seluruh biayanya akan kita upayakan sendiri dan kita gunakan dana bantuan dari Pemerintah melalui KONI,” pinta Esthon lebih lanjut.

Mantan Ketua Harian KONI NTT Esthon Foenay juga berharap, para pelatih sudah menyusun program latihan  dengan sasaran yang jelas, dalam menghadapi berbagai event Pra PON yang telah ditetapkan oleh Pengurus Besar PASI.

Selain itu, pihaknya juga meminta pengurus dan pelatih selalu memperhatikan kesehatan dan gizi serta disiplin latihan para atlet yang dipersiapkan mengikuti Pra Kualifikasi PON XX 2020. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00