• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Dinsos Tolitoli Rampungkan Penyaluran Bansos Non Tunai Tahap I

11 February
14:21 2019
0 Votes (0)

KBRN,Tolitoli : Penyaluran bantuan sosial program keluarga harapan BANSOS PKH non tunai diwilayah kabupaten Tolitoli tahap pertama tahun 2019 dijadwalkan rampung dalam waktu dekat sesuai dengan batas waktu,penyaluran bansos PKH non tunai diharapkan membantu masyarakat kurang mampu memperbaiki derajat kesehatan dan gizi ibu hamil.

Berbagai program dikucurkan pemerintah pusat kedaerah guna membantu masyarakat kurang mampu baik dalam memenuhi kebutuhan hidupnya maupun memperbaiki derajat kesehatan serta memperbaiki gizi bagi ibu hamil,salah satunya program bantuan sosial keluarga harapan non tunai atau bansos PKH non tunai yang disalurkan empat kali dalam setahun.

"Memasuki tahun 2019 jumlah penerima bansos PKH non tunai diTolitoli berkurang dari tahun sebelumnya disebabkan adanya graduasi atau peserta yang menyatakan diri keluar serta mundur sebagai penerima program PKH karena sudah tidak layak menerima bantuan atau sudah tidak sesuai dengan kriteria penerima,dimana khusus bansos PKH pembayarannya sistem komponen dan berbeda dari tahun sebelumnya yang menggunakan sistem non flesh,sistem komponen tersebut seperti dalam satu rumah tangga memiliki ibu hamil,bayi,LANSIA dan anak sekolah sehingga jumlah pembayarannya juga cukup tinggi yang mencapai angka 2 juta 4 ratus ribu rupiah satu kali penyaluran," tutur Kepala Dinas Sosial Kabupaten Toloitoli Hi.Indar Daeng Silasa ,senin (11/2/2019 )

Penyaluran bansos PKH non tunai tahap pertama diseluruh wilayah dikabupaten Tolitoli dijadwalkan rampung dalam waktu dekat sesuai dengan batas waktu yang ditentukan,sebab jika melewati batas waktu rekening penerima secara otomatis tertutup,saat ini dinas sosial bersama bank penyaluran tengah melakukan persiapan untuk penyaluran tahap kedua kepada kurang lebih sepuluh ribu penerima yang direncanakan awal april mendatang guna membantu masyarakat dalam peningkatan taraf kesejahteraannya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00