• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum

Jaksa Tangkap Oknum Caleg di Aceh Tengah

11 February
12:52 2019
5 Votes (4.2)

KBRN, Takengon : Jaksa Aceh Tengah eksekusi oknum Calon Legislatif (Caleg) DPRK setempat dari Partai Demokrat atas nama Iskandar alias Robi.

Eksekusi itu berlangsung saat pelantikan pengurus KNPI Aceh Tengah periode 2019-2022 di Gedung Ummi Pendopo setempat, Senin (11/2/2019). Suasana penangkapan berlangsung lancar. Tak ada perlawanan dari terpidana. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Takengon Nislianudi melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rudi Hermawan kepada RRI mengatakan, eksekusi itu merupakan tindaklanjut dari putusan Pengadilan Negeri (PN) Takengon nomor 122/pid.sus/2018/PN-TKN tanggal 18 Desember 2018 atas nama Iskandar alias Robi. 

Dikatakan, Iskandar terbukti melanggar pasal 45 ayat (3) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan pidana 3 bulan penjara.

Rudi Hermawan menyebut, pasca putusan pihaknya sudah menempuh jalur persuasif dengan bersurat kepada terpidana, namun tidak diindahkan sehingga eksekusi paksa dilakukan.

Perkara itu katanya, sudah diputuskan 18 Desember 2018 dengan sidang dipimpin langsung Ketua PN Takengon Endi Rindra Putra, didampingi Khairu Rizky dan M. Adi Hendrawan serta turut dihadiri JPU I Rudi Hermawan Dan JPU II Wahyu Husni.

"Kita sudah bersurat, tapi gua mau hadir, ya terpaksa sekarang kita eksekusi kebetulan hadir terpidana," kata JPU Rudi Hermawan.

Terhadap terpidana langsung ditahan di Rutan Takengon.

Dikisahkan, perkara ini ditindaklanjut atas korban selaku kontraktor yang disebut oleh terpidana dalam status postingannya Desember 2017 lalu di akun Facebook Iskandar Roby. Postingan itu kata Rudi Hermawan, sudah dihapus oleh terpidana saat dilaporkan ke polisi.

Berikut penggalan kalimat yang dikutip RRI dari berkas JPU; "Perilaku seorang kontraktor sangat biadab yang bernama Junaidi warga Simpang Kelaping, Kecamatan Pegasing, sikap kontraktor tersebut tidak berprikemanusiaan, tidak menyelesaikan pekerjaan dua unit rumah Duafa, yang terletak di desa Alur Kumer, Kecamatan Silih Nara, Sampai saat ini rumah tersebut masih terlantar tidak diselesaikan oleh suadara Junaidi yang mengaku tim Shafda.” 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview

Berita Terbaru

   

Ratusan CJH Asal Kab Blitar Belum Lunasi Biaya Haji Tahap Pertama

00:00:00 / 00:00:00