• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Filosofi Jawa Tepung Dunung Srawung Saat Bermedsos

10 February
17:14 2019
1 Votes (5)

KBRN, Yogyakarta : Hampir semua warga Yogyakarta mengenal ajaran tepung, dunung dan srawung. Filosifi Jawa inilah yang mestinya diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari termasuk ketika menggunakan media berjejaring sosial (medsos).

"Sehingga bisa bersikap bijak saat bermedsos. Jangan sampai penggunaan media sosial justru memperkeruh suasana, apalagi menjelang pemilu sehingga muncul fitnah, hoax dan ujaran kebencia ," kata Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto pada Diseminasi Konten Positif Diskominfo DIY 2019, Menciptakan Pemilu Damai yang Partisipatif tanpa Hoax dan Ujaran Kebencian, di MujaMuju Umbulharjo, Yogyakarta, Minggu (10/2/2018).

Di hadapan peserta yang terdiri dari Muslimat NU, Fatayat dan IPNU (Ikatan Pelajar Mahasiswa Nahdlatul Ulama), Eko Suwanto mengingatkan pentingnya warga bermedsos dengan dilandasi Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan membawa damai.

“Intinya kita harus melawan hoax termasuk mendukung Polri lakukan penegakan UU ITE. Nah, bersama Pemda DIY, Muslimat, Fatayat dan IPNU membangun Jogja untuk bijak bermedsos,” katanya.

Eko juga mengajak aktivis Muslimat, Fatayat, IPNU juga diharapkan bisa menjadi juru kerukunan di lingkungan masyarakat ia tinggal.

“Jangan sampai karena beda spanduk kemudian udur-uduran atau berantem. Kita harus kedepankan kepentingan bangsa dan kerukunan sesama warga,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo DIY, Rahmat Sutopo mengajak seluruh elemen masyarakat Yogyakarta berkolaborasi Melawan Hoax.

"Jangan mudah ikut menyebar info via medsos sebelum memastikan kebenarannya. Jari jangan lebih cepat daripada otak supaya tidak terseret kasus pidana," katanya.

Agar tidak mudah terprovokasi informasi bohong yang tidak jelas, Rahmat Sutopo mengajak masyarakat memperbanyak membaca dari banyak sumber supaya banyak pembanding.

"Apalagi menjelang pemilu. Kita jaga Jogja tetap kondusif. Diskominfo juga berkolaborasi dengan banyak pihak termasuk komunitas netizen utk memperbanyak konten positif di medsos," jelasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00