• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Dirut Pertamina : Konsumsi BBM Non Subsidi Meningkat Hingga 20 Persen

10 February
15:55 2019
0 Votes (0)

KBRN, Tasikmalaya : Direktur Utama PT. Pertamina, Nicke Widyawati meninjau langsung pemasaran Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi, di SPBU Siliwangi Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (10/2/2019).

Nicke melihat bagaimana antusiasnya warga Kota Tasikmalaya, memilih BBM non subsidi jenis Pertamax, untuk kendaraannya.

Wanita asal Tasikmalaya ini mengatakan, konsumsi BBM non subsidi terus meningkat, bahkan mencapai lebih dari 20 persen.

"Kesadaran masyarakat mempergunakan BBM ramah lingkungan semakin meningkat," kata Nicke kepada Radio Republik Indonesia RRI, Minggu (10/2/2019).

Nicke juga optimis, seiring menguatnya nilai rupiah yang berdampak terhadap penurunan harga BBM non subsidi, konsumsi BBM non subsidi semakin meningkat.

"Target kami sebanyak mungkin. Kami ingin memberi edukasi kepada masyarakat terhadap lingkungan. Ini juga merupakan respon kepada masyarakat, dimana harga minyak fluktuatif dan kami memberikan yang terbaik bagi masyarakat," ujarnya.

Sementara itu guna terus meningkatkan minat masyarakat terhadap BBM non subsidi, Pertamina terus melakukan berbagai program. Selain edukasi, Pertamina juga memiliki program Berkah Energi Pertamina.

Melalui program ini, masyarakat dapat memperoleh hadiah dengan cara menukar poin hasil pembelian BBM non subsidi dengan berbagai hadiah menarik.

"Setiap pembelian Pertamax masyarakat dapat 6 poin. Pertamax turbo 16 poin. Makin banyak poin, kemungkinan mendapat hadiah semakin besar. Program ini dapat diikuti dengan cara mengunduh aplikasi My Pertamina," jelas Nicke.

Sementara itu ditemui ditempat yang sama, Jajang salah seorang pengendara mengaku terbantu dengan penyesuaian BBM jenis Pertamax.

"Saya biasa beli Pertamax. Jadi jika harganya turun dari Rp.10.200,- menjadi Rp.9.850,- per liter, ini sangat membantu," ucapnya.

Senada dengan Jajang, Neni warga lainnya juga mengaku tidak terlalu terbebani untuk mendapatkan BBM berkualitas jika harganya turun.

"Dapat menghemat, jika bisa harganya diturunkan lagi," harapnya.

Sedangkan sebelumnya, PT. Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM non subsidi sejak Pukul 00.00 wib, Minggu, 10 Februari 2019. BBM non subsidi, Dex, Dexlite, Pertamax, Pertamax Turbo rata- rata turun dikisaran Rp.100,- hingga Rp. 800,- per liter.


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00