• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Promosikan Wisata, Disparbud Jabar Gaet Komunitas Motor

10 February
14:46 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bandung: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat menggaet sejumlah komunitas roda dua untuk mempromosikan pariwisata Jawa Barat. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar, Dedi Taufik pada wartawan, Minggu (10/2/2019).

Dikatakan Dedi, dalam mempromosikan pariwisata, kolaborasi dengan berbagai stakeholders, termasuk dengan komunitas roda dua mutlak harus dilakukan.

"Ini sejalan dengan visi pak Gubernur, Jabar juara. Kita upayakan mengaplikasikan Jabar juara dengan menggaet komunitas roda dua untuk mempromosikan pariwisata Jabar," ujarnya.

Komunitas roda dua tersebut, seperti Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Chapter Bandung-Jabar, kumtas Jialing, NMax Bandung, dan banyak lagi.

 "Kedepan akan bertambah lagi komuitas roda lainnya," tandasnya.

Menurut Dedi, di tahun 2019 ini ada skeitar 400 even pariwisata dan kebudayaan yang akan digelar di Jawa Barat. Tentunya kata dia perlu dukungan semua pihak, terutama dalam mempromosikan ke masyarakat baik di dalam maupun luar negeri.

"Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam mempromosikan even kepariwisataan dan kebudayaan di Jabar, perlu dukungan semua pihak," ujarnya.

Untuk saat ini, lanjut Dedi, di Jawa Barat banyak infrastruktur strategis nasional yang dibangun, seperti Bandara Internasional Kertajati di Majalengka, sejumlah jalan tol, kedepan ada Pelabuhan Patimban di Subang, dan Pelabuhan Cirebon. Bahkan, tahun 2021 rencananya pembangunan jalur kereta api cepat Jakarta Bandung akan selesai dan siap dioperasionalkan.

"Tentunya hal ini perlu kesiapan semua pihak dalam mempromosikan pariwisata di Jabar. Untuk hak ini Jabar sudah sangat siap menyambut para wisatawan," ujarnya.

Dedi mengatakan, selama ini para wisatawan baik mancanegara maupun wisatawan nusantara yang datang ke Jabar lebih tertarik pada nature (alam) sebanyak 30 persen, seni budaya 65 persen, dan wisata buatan 5 persen. Pihaknya pun berencana akan lebih banyak membangun wisata alam dan seni budaya, seperti desa budaya yang akan dimanfaatkan mendjadi destinasi wisata.

"Mudah-mudahan dengan program yang masih disusun tersebut, kedepan target kunjungan wisatawan ke Jabar bisa meningkat. Tahun ini target kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 1,8 juta orang dan wisatawan domestik atau lokal ditargetkan 49 juta orang," tandasnya.

Sedangkan untuk even-even kesenian dan kebudayaan, Dedi menyebutkan akan memanfaatkan infrastuktur kebudayaan yang sudah ada, seperti Taman Budaya Jawa Barat, Gedung PPK (YPK), Gedung Rumentangsiang Bandung maupun gedung-gedung kesenian yang ada di kabupaten kota.

"Untuk saat ini, kita tidak akan membangun insfrastruktur kebudayaan terlebih dahulu. Tapi bagaimana kebudayaan bisa mengisi even kepariwisataan," ujarnya.

Menurut Dedi, kebudayaan dan pariwisata memiliki ikatan kuat dan harus saling mengisi satu sama lainnya.

"Karena yang bisa meramaikan dan menarik wisatawan di suatu destinasi wisata adalah kebudayaan. Begitu pun sebaliknya. Jadi harus saling mengusung satu sama lainnya," tandasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00