• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kilas Bola

Mantan Pemain Timnas Firman Utina Akan Latih Anak-Anak Usia Dini di Rempoah Banyumas

8 February
09:39 2019
1 Votes (5)

KBRN, Purwokerto : Mantan pemain timnas dan sejumlah klub-klub terkenal di tanah air Firman Utina akan hadir di desa Rempoah, kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas untuk melatih sepak bola anak-anak usia dini sampai usia 14 tahun pada 24 Februari 2019.

Inisiatif mendatangkan Firman Utina di Rempoah Banyumas itu datang dari Kepala Desa Rempoah Soegeng Pujiharto.

Kepala Desa Rempoah Soegeng Pujiharto mengatakan, latar belakang menghadirkan mantan pemain timnas tersebut karena di desanya ada sekolah sepak bola [SSB] sukma bangsa.

''Kemudian juga untuk meningkatkan kegiatan khususnya sepak bola di desa rempoah dan sekitarnya agar ke depannya akan lebih baik dan lebih dewasa persepak bolaan di desa ini'', ungkapnya kepada RRI di Rempoah, Banyumas, Jum'at [8/2/2019].

Selain itu, dihadirkannya Firman Utina sebagai ucapan terima kasih kepada kurang lebih 10 ribu masyarakat desa Rempoah yang telah mendukung desa itu menjadi 100 desa terbaik di Indonesia.

‘’Karena masa jabatan saya ini untuk tahun terakhir, jadi ya hitung-hitung saya kasih hadiah kepada masyarakat mendatangkan salah satunya Firman Utina selaku kapten timnas disini. Jadi intinya ya mudah-mudahan masyarakat bisa mendukung sepenuhnya masa depan anak-anak desa rempoah dan sekitarnya’’, terang Soegeng Pujiharto yang juga mantan pemain sepak bola di desa itu.

Sementara itu, Ketua SSB Sukma Bangsa Rempoah, Teguh Sucipto mengungkapkan, upaya Kades Rempoah mendatangkan Firman Utina juga tidak lepas dari andil SSB Sukma Bangsa.

''Setidaknya anak-anak jadi termotivasi. Kalau mereka ingin menjadi pemain itu jangan sekedar pemain tarkam tapi bermimpilah. Karena Firman Utina pun dulunya pemain tarkam’’, ujarnya.

Sedangkan salah satu praktisi sepak bola Banyumas Ispriyanto mengatakan, program menghadirkan satu tokoh pemain timnas merupakan poin tersendiri dalam memotivasi anak-anak khususnya.

’’Karena memang bahwa sepak bola kan dinamis, jadi kita juga harus update teruslah posisi seperti apa, terus metode seperti apa yang memang saat ini sedang berkembang di Indonesia’’, ungkapnya.

Dia menambahkan, mengingat di Banyumas kultur sepak bolanya belum sehebat kota-kota besar lainnya di tanah air, maka mendatangkan pemain seperti Firman Utina minimal memotivasi anak-anak usia dini bahwa sepak bola itu bisa menjadi jalan hidup.

''Ya pasti dengan adanya Firman Utina kesini, minimal ada motivasi buat anak-anak sini khususnya bahwa sepak bola itu bisa untuk jalan hidup, karena apapun yang kita lakukan pasti orientasi untuk masa depan. Karena sepak bola itu memang sesuatu yang butuh proses dan tidak bisa instan, latihan terus jadi ini proses'', imbuh Ispriyanto.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00