• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Ibu Negara Sosialisasikan IVA Test di Sumedang

7 February
16:30 2019
0 Votes (0)

KBRN, Sumedang : Ibu Negara Joko Widodo beserta Ibu Mufidah Jusuf Kalla dan anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK) melakukan sosialisasi Inspeksi Visual Asetat (IVA) Test untuk deteksi dini kanker serviks.

Sosialisasi itu dilakukan di PT Kahatex, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (7/2/2019). Kegiatan ini dalam rangka Hari Kanker Internasional pada 4 Februari lalu. 

"Perkenalkan saya Ibu Iriana Joko Widodo, Ibu Jusuf Kalla, dan ibu-ibu OASE terima kasih PT Kahatex yang telah meluangkan waktu karyawannya untuk pemeriksaan IVA Test, sosialisasi stunting, pengurangan plastik, TBC dan makan siang, terima kasih untuk semuanya," kata Iriana. 

Ibu Negara pun menanyakan jumlah total karyawan di PT Kahatex ini. 

"Wah hebah sekali 55 ribu di 3 lokasi, di Jawa Barat rata-ratanya 80 persen perempuan," ungkap Ibu Negara ketika mengetahui jumlah karyawan di PT. Kahatex ini. 

Ibu Negara pun meminta agar para karyawan perempuan maupun laki-laki yang hadir di tempat itu dapat sehat dan penuh semangat dalam bekerja.

"Sehat semua? Semangat? Pastilah semangat, kalau tidak semangat nanti kerjaannya tidak bagus. Senang ya di sini? Apalagi sudah diberi pemeriksaan IVA Test? Alhamdulilah hasilnya pasti bagus," tambah Ibu Negara.

Seperti kunjungan kerja sebelumnya, Ibu Negara pun meminta beberapa karyawan untuk maju menjawab kuis mengenai IVA test.

" Ayo siapa yang berani menerangkan soal IVA Test? Ayo maju maju," kata Ibu Negara.

Seorang karyawati yang sudah dipanggil dan berada di atas panggungpun berhasil menjawab pertanyaan yang diajukan. 

"IVA Test yaitu sedini mungkin harus mengeceknya supaya tidak terjangkit kanker rahim, cuci tangan, ganti pembalut minimal 3 kali dan jangan gonta-ganti pasangan," kata karyawati tersebut.

"Ibu pembalutnya dibuang di mana?" tanya anggota OASE, Ibu Devi Simatupang yang merupakan istri Menteri Luhut Binsar Panjaitan.

"Dihancurkan, dibersihkan kotorannya, terus dibakar di belakang rumah saya," kata karyawati tersebut.

"Kalau tidak hancur, dibakar bu boleh?" tanya Iriana.

"Tidak boleh dibakar karena itu juga berbahan plastik yang sulit diurai," jelas Devi Simatupang. 

" Nah itu, tidak boleh ya bu, ini memang sepele tapi bagus untuk dipraktikkan," tambah Iriana. 

Untuk diketahui, IVA Test sendiri merupakan cara sederhana tapi efektif dalam mendeteksi kanker serviks. Bidan akan mengoleskan cairan asam asetat ke area serviks wanita, lalu melihat ada tidaknya perubahan warna. Bila warna serviks tetap kemerahan artinya sehat, bila ada titik-titik putih, tanda ada lesi prakanker atau kanker serviks sehingga perlu dirujuk untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Pada kesempatan itu, Ibu Negara juga melihat secara langsung proses pemeriksaan IVA Test serta prosedur dalam menjalaninya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00