• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Masa Tanggap Darurat Tsunami Selesai, Taman Nasional Ujung Kulon Kembali Dibuka

7 February
12:16 2019
0 Votes (0)

KBRN, Pandeglang : Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, kembali dibuka untuk umum setelah lebih dari satu bulan tidak beroperasi. Sebelumnya TNUK terpaksa berhenti beroperasi pasca diterjang tsunami Selat Sunda Desember tahun lalu. 

Sebab bencana tsunami mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur seperti 2 kantor resort, 2 dermaga, 2 Selter, cano dan toilet di Cigenter. Bahkan 2 Pegawai Harian Lepas (PHL) mereka juga ikut menjadi korban meninggal dunia.

Kepala Balai TNUK, Mamat Rahmat mengatakan, operasional kawasan TNUK sudah dibuka sejak tanggal 31 Januari kemarin. Hal itu seiring dengan sudah dicabutnya masa tanggap darurat dari Pemprov Banten maupun Pemkab Pandeglang. Tidak cuma itu, alasan lain yang membuat kawasan habitat Badak Bercula Satu itu kembali dibuka, yakni "teror" dari para wisatawan. 

"Memang kita sudah buka lagi untuk kunjungan wisatawan, karena tanggap darurat kan sudah selesai. Lagipula ini didorong oleh banyaknya permintaan wisatawan supaya TNUK kembali dibuka," kata Rahmat saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (7/1/2019).

Sejak dibuka satu pekan lalu, sejumlah wisatawan sudah mulai berkunjung ke TNUK. Akan tetapi mayoritas masih didominasi oleh wisatawan domestik. 

"Sejak dibuka sudah ada beberapa wisatawan lokal yang mengunjungi, walaupun belum ada wisatawan mancanegara. Memang kondisi masyarakat saat ini belum stabil, trauma masih ada," ucapnya kemudian.

Meski sudah dibuka, namun Rahmat mengakui bahwa belum semua fasilitas dibenahi. Karena masih ada beberapa bangunan yang perlu diperbaiki. Akan tetapi kondisi itu dianggap tidak mengganggu aktivitas berwisata. Karena sebagian besar dalam kondisi baik dan puing-puing akibat gelombang tsunami pun sudah dibenahi. 

"Infrastruktur memang belum dirapikan semua seperti pos dan bangunan yang hancur belum diperbaiki karena belum ada alokasi anggaran. Namun sebagian besar sudah dalam kondisi bagus dan puing-puing sudah dirapikan," imbuh Rahmat.

Bahkan seluruh objek wisata yang ada dikawasan tersebut juga sudah bisa diakses, seperti diantaranya Pulau Peucang, Pulau Handeleum, dan Sungai Ciganter. Kendati demikian, setiap wisatawan termasuk petugas TNUK diimbau supaya waspada. 

"Namun kami tetap mengingatkan petugas maupun operator dan wisatawan untuk berhati-hati dan waspada," pesannya.

  • Tentang Penulis

    Dendy Fachreinsyah

    Reporter di Stasiun Produksi RRI Banten. Penganut seni berdistorsi.

  • Tentang Editor

    Heri Firmansyah

    Redaktur RRI-Online

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00