• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu 2019

BPN Temukan Rekam Jejak di Tabloid Indonesia Barokah

28 January
11:39 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mengatakan bahwa tim investigasi BPN telah menemukan rekam jejak digital terkait tabloid Indonesia Barokah, yakni kesamaan logo tabloid Indonesia Barokah dengan webiste Indonesia Barokah.

Ia menduga bahwa website tersebut ada hubungannya dengan tabloid yang beredar. Menurutnya pihaknya telah menemukan jejak Wakil Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf Ipang Wahid dalam website Indonesia Barokah.

"Rekam jejak digital ada website Indonesia barokah, website Indonesia barokah ini logonya sama percis dengan tabloid Indonesia barokah dalam webiste itu kita menemukan jejak digital Ipang Wahid sangat ketara, wajar kita mempertanyakan dong," jelasnya kepada RRI, Senin (28/1/2019).

Saat ini kubu Prabowo-Sandi terus menunggu klarifikasi dari Ipang Wahid. BPN sudah melaporkan kasus tersebut ke Polri, dan BPN sepenuhnya menyerahkan ke pihak yang berwajib.

"Biar polisi yang mendalami," serunya.

Sementara, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Abdul Kadir Karding, memastikan tabloid Indonesia Barokah tidak ada hubungan dengan TKN, apalagi mengendalikannya.

"Karena itu diluar kontrol, diluar kendali kita. Oleh karena itu kami merasa tidak diuntungkan, juga tidak dirugikan," kata Karding seperti dilansir Kantor Berita Antara, Jumat (25/1/2019).

Kendati begitu, Direktur Advokasi dan Hukum TKN Jokowi-Maruf, Ade Irfan Pulungan menyampaikan bahwa yang diberitakan oleh tabloid tersebut berisi fakta.

"Kami sangat menyesalkan kenapa pemberitaan benar dianggap hoaks dianggap fitnah," jelasnya kepada RRI, Senin (28/1/2019).

Ia menyampaikan tabloid yang beredar sekarang mungkin menggambarkan kebenaran pasangan calon (paslom) nomor urut 02, edisi berikutnya bisa saja mengeluarkan kebenaran mengenai paslon 01.

"Edisi berikutnya bisa saja isi kebenaran tentang paslon 01, kan bisa saja nunggu edisi berikutnya, gaperlu kita mencurigai su'udzon dulu," tandasnya.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menemukan 210 eksemplar Tabloid Indonesia Barokah yang diduga berisi informasi hoaks.

Tabloid tersebut ada di 12 kecamatan di Kabupaten Ciamis, yakni Kecamatan Pamarican, Cidolog, Ciamis, Panjalu, Baregbeg, Jatinegara, Cisaga, Panawangan, Sadananya dan Sukadana.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00