• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Lingkungan Hidup

Sepanjang 2018, 11 Ekor Gajah Mati di Aceh

25 January
01:20 2019
1 Votes (1)

KBRN, Banda Aceh : Kasus kematian gajah di Provinsi Aceh terbilang cukup tinggi. Motif dari sebagian kasus pembunuhan satwa dilindungi ini adalah perburuan gading. 

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mencatat, sepanjang tahun 2018, ditemukan 11 ekor gajah mati di sejumlah kabupaten kota. 

"Di 2018 ada 11 ekor gajah yang mati di Aceh. 6 ekor diantaranya ada indikasi kejahatan pembunuhan," kata Kepala BKSDA Aceh Sapto Aji Prabowo, di Banda Aceh, Kamis (23/1/2019).

Dari 11 kasus tersebut, ungkap Sapto, hanya satu kasus yang berhasil terungkap, yaitu kasus kematian gajah jinak yang diberi nama "Bunta" di lokasi Kamp Conservation Response Unit (CRU) Lokop, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, pada awal Juni 2018 lalu.

"Hanya 1 kasus terungkap yaitu Bunta, yang lain masih proses penyelidikan. Seperti di Aceh Timur juga ada dua kasus dan kemudian di di Pidie Jaya juga ada," ungkap Sapto.  

Menurut Sapto, pelaku kejahatan satwa dilindungi ini harus mendapat hukuman seberat-beratnya, agar menjadi efek jera bagi pelaku lain. "Termasuk kasus Bunta, ini merupakan vonis dengan hukuman tertinggi di Indonesia, kita mengapresiasi," ujar Sapto. 

Dia berharap kasus kematian gajah di Aceh tidak lagi terjadi. Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas agar ada efek jera bagi pelaku kejahatan satwa dilindungi. 

"Kedepan kita berharap semuanya bisa terungkap. Karena kalau tidak, pelakunya tidak ada efek jera. Sehingga Pelaku akan terus berusaha melakukan perburuan, perjual belian gading."

"Vonis maksimal pada kasus Bunta itu bisa mendidik masyarakat bahwa hukum itu bisa ditegakkan dan satwa itu perlu nyaman di habitanya, perlu untuk dilestarikan, sehingga anak cucu kita nanti bisa melihatnya, bentuk gajah itu seperti ini," pungkas Sapto. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00