• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Guru GTT PAI Klaten Mengadu ke DPRD

22 January
19:16 2019
0 Votes (0)

KBRN, Klaten : Sejumlah Guru Tidak Tetap (GTT) Pendidikan Agama Islam (PAI) SD Negeri DI Kabupaten Klaten, mendatangi kantor DPRD Klaten, pada Selasa (22/1/2019).

Kedatangan mereka selain beraudiensi, sekaligus untuk mengadu ke anggota dewan terkait sulitnya memperoleh surat keputusan (SK) Bupati sebagai prasyaratan memperoleh tunjangan profesi guru.

“Melalui mediasi ini, kami berharap segera diterbitkan SK bupati sebagai persyaratan memperoleh tunjangan profesi guru sebagai prasyarat mengurus atau  memperoleh tunjangan profesi guru. Ini beda dengan kondisi guru di swasta yang mudah mengurus tunjangan profesi dengan meminta SK Yayasan,” kata Ketua Paguyuban GTT PAI Islam Negeri Klaten, Yuli Purwanto

Dijelaskannya, GTT PAI SD Negeri memperoleh honor Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per bulan. Di luar honor tersebut, GTT PAI SD Negeri tak memperoleh tambahan kesejahteraan lagi. GTT PAI di Klaten yang berjumlah 342 orang, juga kesulitan mengurus tunjangan profesi guru karena kurangnya perhatian dari pemkab.

Sementara itu, Kepala Kemenag Klaten, Masmin Afif mengatakan, guru PAI SD Negeri berada di bawah Kemenag, sedangkan anggaran tunjangan profesi bagi guru PAI SD Negeri dalam kondisi siap dicairkan. 

Untuk mencairkan itu, lanjut Masmin, perlu SK bupati dan setelah memperoleh SK, perlu mengikuti pendidikan profesi guru PPG agar memperoleh tunjangan profesi. 

Di sisi lain, Plt Kepala Disdik Klaten, Sri Nugroho mengatakan, penerbitan SK bupati perlu disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. 

“Kami pun siap mengeluarkan SK, tapi perlu disiapkan anggaran juga,” tandasnya.

Sedangkan Ketua Komisi IV DPRD Klaten, Edy Sasongko, berharap Pemkab Klaten  dapat memperjuangkan peningkatan kesejahteraan GTT PAI SD Negeri.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00