• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Ini Pesan Anies Baswedan Jelang Hari Pers Nasional

22 January
15:09 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Menyambut hari pers nasional yang jatuh pada 9 Februari 2019 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menyelenggarakan acara Seminar "Peranan Pers Pada Era Digital Dalam Mendukung Pembangunan Daerah".

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut hadir dalam acara tersebut. Ia menyampaikan bahwa peran pers atau jurnalis tidak akan pernah bisa digantikan oleh teknologi apapun.

"Jurnalis salah satu profesi yang tidak akan hilang," tuturnya dalam acara yang diselenggarakan oleh PWI di Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Menurutnya pers/jurnalis merupakan penyambung apa yang telah dikerjakan oleh pemerintah. Dalam acara tersebut Anies bertanya "Apakah jurnalis bisa digantikan dengan teknologi?" Ia menjawab bahwa sepertinya ada yang salah dengan pertanyaan tersebut.

"Seharusnya pertanyaannya bukan seperti itu tapi jurnalis seperti apa yang dapat digantikan dengan teknologi?," imbuhnya.

Saat ini dijaman sekarang, lanjut Anies, banyak terjadi tsunami informasi yang tidak mengalami proses seleksi yang matang. Banyaknya isu di Jakarta tetapi yang di ekspose masih hal-hal yang remeh.

"Apa yang menjadi percakapan di media sosial bisa jadi berita, hal-hal seperti isu air, kebutuhan pokok, lapangan pekerjaan dan transportasi hal seperti itu bukan menjadi percakapan nomor satu dan tidak pernah menjadi kecakapan," serunya.

Tidak ketinggalan Gubenur DKI Jakarta juga menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pers/jurnalis sudah menjadi penyambung informasi apa yang telah dikerjakan oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta.

"Terimakasih teman-teman media," tandasnya.

Selain itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto juga turut hadir dalam acara tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa saat ini pers/jurnalis sudah menjalankan fungsinya dengan baik yakni fungsi koreksi dan sosialisasi program pemerintah.

Kendati begitu menurutnya, media saat ini belum bisa menjalankan fungsi inspirasi. Media saat ini masih terlalu sibuk mengkoreksi dan lupa dengan menginovasi.

"Media terlalu gengsi untuk memberikan inspirasi karena terlalu sibuk memberikan koreksi," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00