• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kilas Bola

Sekjen KPSN: Mundurnya Edy Rahmayadi belum Jaminan PSSI akan Lebih Baik

20 January
17:52 2019
1 Votes (4)

KBRN, Jakarta : Ketua Umum PSSI periode 2016-2020 Edy Rahmayadi hari ini Minggu (20/1/2019) secara resmi mundur sebagai nakhoda Federasi Sepakbola Indonesia. Mundurnya Edy Rahmayadi disampaikan saat berpidato didepan para peserta yang hadir di arena Kongres PSSI 2019 di Sanur, Bali.

Edy Rahmayadi yang juga menjabat Gubernur Sumatera Utara secara legowo meletakan jabatan dan memberikan estafet kepada wakil Ketua Umum Djoko Driyono untuk menyelesaikan masa jabatan kepengurusan PSSI.

Mundurnya mantan Pangkostrad sebagai tampuk pimpinan sepakbola nasional bukanlah tanpa alasan karena dirinya menilai tidak bisa membawa PSSI kearah lebih baik citranya semakin terpuruk dengan terungkapnya kasus mafia bola melibatkan beberapa pengurusnya.

Sekjen Komite Perubahan Sepakbola Nasional, (KPSN), Alief Syachviar saat dialog Dinamika Olahraga sore Pro3 RRI menyatakan dirinya tidak terkejut Edy Rahmayadi mundur ditengah kongres PSSI di Bali hari ini.

"Saya angkat topi kepada Edy Rahmayadi yang menunjukkan jiwa ksatria mundur sebagai Ketua Umum PSSI, namun disayangkan tidak diikuti berapa oknum pengurus yang tersangkut kasus macth fixing," tegas Alief.

Mundurbya Edy Rahmayadi kini tidak lantas menyelesaikan masalah,  apalagi Kongres PSSI hari ini tidak membuat keputusan yang krusial yakni Kongres Luar Biasa, KLB. Dikatakan Alief, hampir sebagian besar pengurus sepakbola di Indonesia sudah tahu sepakterjang Djoko Driyono sebagai Ketua Umum pengganti, apalagi belakangan akan dinintai keterangannya oleh polisi. 

Selain itu adanya berapa anggota Komite Eksekutif, Exco PSSI sudah ditetapkan secara hukum  oleh Satgas AntI Mafia Bola Polri telah membuat pincang kepengurusan dan ini semestinya momentum PSSI untuk melawan macth fixing dan menjadi organisasi olahraga profesional.

Dengan kondisi ini ditambahkan Alief Syachviar, KPSN tetap konsisten  dan akan terus menyuarakan untuk terjadinya perubahan tata kelola sepakbola ditubuh PSSI dengan muara menjadikan sepakbola Indonesia semakin baik  dari segi organisasi termasuk juga restasinya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00