• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Kasus PLTU Riau - 1 : KPK Dalami Keterlibatan Dirut PLN

19 January
23:45 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami peran Direktur Utama PLN Sofyan Basir berdasarkan fakta persidangan dalam kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerja proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Salah satu fakta persidangan diungkapkan bawah ada beberapa regulasi yang dilanggar oleh Sofyan Basir terkait Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL) atau Power Purchase Agreement (PPA) PLTU Riau-1.

"Beberapa dugaan-dugaan pelanggaran aturan itu sudah kami identifikasi, KPK juga harus mendalami apakah ada pelaku-pelaku lain pada kasus suap terkait dengan PLTU Riau-1 itu," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jakarta, Sabtu (19/1/2019).

Febri menambahkan jika KPK tidak bisa meningkatkan status seseorang sebagai tersangka. KPK perlu memperhatikan bukti permulaan yang cukup serta aturan yang berlaku guma menjerat pelaku lain.

"Tentu saja memproses itu harus berdasarkan bukti-bukti yang kami yakini dan aturan yang berlaku. Apa saja bukti yang kurang? Tidak bisa disampaikan karena prosesnya masih berjalan," tamba Febri.

Nama Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir tidak asing disebut dalam dakwaan 3 tersangka dalam kasus ini, yang saat ini beberapa diantaranya masih dalam proses persidangan.

Seperti yang diketahui terkait kasus ini pihak KPK telah menetapkan 3 orang tersangka yaitu mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih,  mantan Menteri Sosial Idrus Marham, dan pengusaha Johannes B Kotjo.

Eni M Saragih dan Idrus Marham diduga menerima suap dan janji dari tersangka Johannes B Kotjo selaku pemilik saham PT Black Gold Natural Resources Ltd. Eni diduga menerima duit suap Sekitar Rp 4,75 miliar dari tersangka Johannes B Kotjo selaku pemegang saham PT Blackgold.

Begitupun dengan Idrus Marham, Dia juga diduga menerima janji yang sama dengan yang diterima Eni, menerima janji suap senilai USD 1,5 juta dari Johannes B Kotjo, jika perusahaannya yaitu PT Blackgold berhasil memenangi dan masuk kedalam konsorsium proyek pengerjaan PLTU Riau-1.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00