• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Dua Unit Ruko di Bobol Maling, Kerugian Puluhan Juta

16 January
19:56 2019
1 Votes (1)

KBRN, Bukittinggi : Dua unit ruko yang berada di samping SMP Negeri 2 Gaut Tilatang Kamang Kabupaten Agam, Rabu (16/1/2019) dibobol maling, korban dilaporkan mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Kapolsek Tilatang Kamang Iptu Pitrus, menuturkan, ruko pertama merupakan milik Pipitra Novita (38), yang merupakan warga Aro Kandikir Nagari Gadut Tilatang Kamang, barang yang hilang berupa, 23 karung beras, kerugian lebih kurang Rp3,2 juta.

“Ruko Telaga Gunung yang berada di sebelah ruko pertama, diketahui milik Kasman (61), yang juga beralamat di Aro Kandikir Nagari Gadut Tilatang kamang, barang yang hilang tujuh karton rokok berbagai merk, dengan kerugian lebih kurang Rp.30 juta,” terangnya.

Sementara itu salah seorang pemilik toko Pipitra Novita yang lebih dikenal dengan nama Novi, saat mengetahui kejadian pagi tadi menuturkan, biasanya lampu ditinggalkan dalam keadaan hidup. Saat lewat depan ruko terlihat sudah padam, saat dilihat lebih dekat ternyata pintu beserta gemboknya sudah bobol.

“Mendapatkan kenyataan rukonya sudah digasak maling, kemudian saya memeriksa kedai di sebelahnya yang kebetulan masih kepunyaan famili saya, saat dilihat juga sudah dijebol rooling doornya. Bagian bawah ada pengganjal dari kursi kayu. Saya kemudian menghubungi Mamak dan karib kerabat lain,” ulasnya

Bersamaan saat sampai dilokasi, Kasman saat ditanyakan kerugian yang dialaminya mengaku terpukul atas peristiwa itu. Pasalnya, ia sudah menjadi korban kemalingan beberapa kali sebelumnya.

"Rumah saya hanya 200 meter dari sini. Mendapat laporan Novi saya langsung periksa isi kedai. Ternyata rak tempat penyimpanan rokok sudah kosong. Mirisnya hanya rokok mahal saja yang dibawa kabur," terangnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Bukittinggi, AKP Andi Muhammad Akbar Mekuo menyatakan, pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian untuk mengidentifikasi dan melakukan olah TKP.

"Kasus tersebut diketahui pada pukul 05.30 WIB. Kami langsung ke TKP guna proses identifikasi dan olah TKP pada pukul 08.20 WIB. Memang ada pembongkaran secara paksa dua kedai itu. Kami juga sudah memeriksa sejumlah saksi," sebutnya.

Menurut Andi Muhammad Akbar Mekuo, jumlah nilai kerugian, 23 karung beras setara dengan Rp 3,2 juta. Sementara tujuh karton rokok diprediksi berkisar Rp 30 juta.

"Kasus ini masih didalami pihak penyidik. Kami juga masih menunggu laporan resmi dari kedua korban," ungkapnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00